Showing posts with label Rafael Correa. Show all posts
Showing posts with label Rafael Correa. Show all posts

Friday, 7 November 2014

KETIKA CORREA MEROBEK SURAT KABAR


Presiden Ekuador, Rafael Correa kembali menjadi pusat berita di AL karena merobek surat kabar “La Hora” di depan umum. Perbuatan “merobek” surat kabar yang menurutnya merupakan berita bohong sudah dilakukannya untuk yang keenam kalinya. Yang pertama kali dilakukannya pada bulan Februari 2011 dengan merobek surat kabar La Hora juga. Kemudian bulan Desember 2011 dia merobek surat kabar “El Universo”. Lalu bulan Mei 2012 juga merobek surat kabar "La Hora" yang diikuti dengan merobek surat kabar "El Universo" pada bulan November 2012. Yang kelima kalinya dilakukan pada bulan September 2013 terhadap surat kabar "El Comercio".
Dalam sebuah acara publik hari Sabtu tanggal 1 November 2014 lalu, Presiden Rafael Correa merobek surat kabar “La Hora” yang menulis berita dengan judul “Mereka Menolak Konsultasi Populer”. Menurutnya berita yang diturunkan tersebut merupakan kebohongan dan penuh dengan manipulasi dan intrik politik.
Perbuatan merobek surat kabar ini ditanggapi oleh berbagai pihak media massa di Ekuador sebagai ancaman terhadap kebebasan pers. Kebebasan pers yang menyatakan penolakan mereka terhadap kemauan Presiden Correa untuk mencalonkan diri kembali sebagai presiden di Ekuador. Ada indikasi atau usaha yang begitu kuat dari pihak Presiden Correa untuk tetap mencalonkan dirinya sebagai presiden dalam pemilihan berikutnya. Yang berarti itu melawan hukum yang sudah ada di Ekuador.
 
El Comercio Peru

Tuesday, 8 January 2013

GELIAT PEMILIHAN UMUM DI EKUADOR


Tanggal 17 Februari 2013 masyarakat Ekuador akan menyelenggarakan pemilihan umum presiden dan wakil rakyat. Sejak hari Jumat lalu berbagai aksi kampanye melalui rapat akbar dan karavan sudah memenuhi Ekuador. Kampanye tersebut akan berlangsung sampai tanggal 14 Februari 2013, tiga hari sebelum pemilihan umum. 


Sebanyak delapan pasang calon presiden dan wakil presiden, serta 1.400 orang calon wakil rakyat yang akan merebut 137 kursi anggota dewan dan 5 anggota dewan Parlemen Andina,  akan meramaikan masa kampanye Ekuador. 

Presiden Rafael Correa diprediksikan bakal menjadi presiden Ekuador yang baru. Hasil jajak pendapat yang dibuat oleh Perusahaan Perfiles de Opinion menyatakan bahwa sebanyak 60,6% masyarakat memilih Correa. Sementara Guillermo Lasso, seorang banker, mendapat 11,2% dan mantan presiden Ekuador sebelumnya Lucio Gutiérrez hanya mendapat dukungan 4,5%. Sedangkan calon lainnya Pendeta Evangelis, Néstor Zavala, wakil aliran kanan Mauricio Rodas, wakil aliran kiri Alberto Acosta dan Norman Wray, hanya mendapat dukungan sebagian kecil masyarakat Ekuador. 

Presiden Correa mendapat ijin dari Parlemen Ekuador selama 30 hari dari 15 Januari sampai 14 Februari 2013, untuk terlibat secara aktif dalam kampanye pencalonan dirinya sebagai presiden Ekuador. Dalam sesi rapat pemberian ijin kepada Presiden Correa di Parlemen yang diikuti oleh kurang dari 124 anggota dewan: 97 orang memberikan ijin, 1 orang tidak memberikan suara dan 2 orang menolak memberikan ijin. 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons