Showing posts with label Perkembangan Ekonomi. Show all posts
Showing posts with label Perkembangan Ekonomi. Show all posts

Saturday, 3 January 2015

PERKEMBANGAN EKONOMI BOLIVIA DIPREDIKSIKAN MENCAPAI 5,9% DI TAHUN 2015


Bolivia, negara di Pegunungan Andes yang sampai sekarang belum memiliki akses ke laut, memprediksikan perkembangan ekonomi mereka mencapai 5,9% dari total PBI pada tahun 2015. Menteri Perekonomian dan Keuangan Bolivia, Luis Arce menyatakan bahwa melihat kondisi perekonomian Bolivia sekarang ini, prediksi tersebut bisa dicapai oleh Bolivia di tahun 2015. Sementara perkembangan ekonomi Bolivia tahun 2014 mencapai 5,5% dari total PBI. Lebih lanjut Luis Arce menyatakan bahwa perkembangan 5,9% itu bisa dicapai mengingat perkembangan investasi yang berkembang di Bolivia. Perkembangan investasi di Bolivia diperkirakan mencapai US$ 6.179 juta pada tahun 2015,  melebihi pencapaian pada tahun 2014 sebesar  US$ 4.500 juta.


Selain itu Arce juga menyatakan bahwa pemerintah Bolivia akan mengaktifkan kembali beberapa proyek di bidang produksi negara yang bisa meningkatkan pendapatan negara Bolivia. Harga minyak bumi yang menurun membawa dampak yang cukup kuat juga bagi Bolivia. Walaupun Bolivia tidak mengekspor minyak bumi namun harga gas alam yang diekspor Bolivia ke Brasil dan Argentina mendapat dampak yang cukup kuat karena harga petroleum yang tidak menentu.



Arce juga menekankan bahwa perkembangan ekonomi Bolivia sangat bergantung pada model ekonomi yang dikembangkan melalui tuntutan pasar dalam negeri. Tetapi pada saat yang sama pemerintah juga mengaplikasikan distribusi yang efisien sehingga gap antara yang miskin dan kaya semakin dipersempit dan masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan secara merata.

BSD, Tangerang
Benny Kalakoe


Tuesday, 21 October 2014

EKONOMI AMERIKA LATIN MENURUN


Berdasarkan perkembangan ekonomi Amerika Latin tahun 2013, maka  diprediksikan bahwa negara Peru, Kolombia dan Chile merupakan negara-negara yang akan mengalami perkembangan ekonomi tertinggi di tahun 2014. Namun demikian Peru dan Chile mengalami perkembangan ekonomi yang menurun sepanjang tahun 2014 ini karena harga bahan tambang khususnya tembaga yang semakin menurun dalam 18 bulan terakhir. Perkembangan ekonomi Peru diprediksikan hanya mencapai 2,5% dan Chile mencapai 2%. Sementara Kolombia diprediksikan berada di sekitar 5% karena terpengaruh oleh tendensi menurunnya harga  minyak bumi. 

Menteri Ekonomi dan Keuangan Peru, Alonso Segura, menyatakan bahwa sejak triwulan ketiga tahun 2011 harga barang ekspor Peru khususnya mineral hasil pertambangan mengalami penurunan. Total penurunan tersebut diperkirakan mencapai 15%. Dan dampak penurunan ini dirasakan sangat besar bagi perkembangan ekonomi Peru.


Sementara itu IMF memprediksikan bahwa perkembangan ekonomi Amerika Latin akan mengalami penurunan dari yang diprediksikan sebesar 2% menjadi 1,3%. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya produksi di Amerika Latin khususnya dari Brasil, Argentina dan Venezuela. IMF memprediksikan bahwa Panama akan menjadi pemimpin dalam perkembangan ekonomi di Amerika Selatan dengan perkembangan sebesar 6,6% kemudian diikuti oleh Bolivia sebesar 5,2%, Kolombia sebesar 4,8%, Ekuador sebesar 4%, Paraguay sebesar 4%, Peru sebesar 3,6%, Uruguay sebesar 2,8%, Meksiko sebesar 2,4%, Chile sebesar 2 % dan Brasil sebesar 0,3%. Sementara Argentina dan Venezuela mengalami perkembangan negatif sebesar -1,7% untuk Argentina dan -3% untuk Venezuela.  Argentina dan Venezuela mengalami perkembangan yang negatif karena meningkatnya inflasi.

 Sumber: El Comercio (Peru)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons