Thursday, 23 October 2014

PILPRES BRASIL: DILMA VS NEVES


Tanggal 5 Oktober 2014 lalu, masyarakat Brasil memilih presiden mereka yang baru. Presiden Brasil Dilma Rousseff yang juga ikut dalam pertarungan tersebut memenangkan 41,59% suara, kemudian diikuti oleh Aecio Neves dengan 33,55% suara dan Marina Silva dengan 21,32% suara. Karena tidak mencapai 50% dari total suara maka akan diadakan lagi pemilihan presiden tahap kedua yang hanya diikuti oleh dua kandidat dengan suara tertinggi yakni Rousseff dengan Neves yang akan dilaksanakan tanggal 26 Oktober 2014 nanti.
 
Perebutan kekuasaan antara PT (Partai Pekerja) Dilma Rousseff dan PSDB (Partai Sosial Demokrat Brasil) Aecio Neves sekarang ini sangat dipengaruhi oleh perebutan suara dari mereka yang belum menentukan pilihan serta suara dari pendukung Marina Silva. Kalau ditilik dari hasil pemilu tanggal 5 Oktober 2014 lalu, jumlah suara masyarakat Brasil yang belum menentukan pilihan mereka mencapai 38,7 juta dari total 142,3 juta pemilih di seluruh Brasil. Jumlah suara masyarakat yang belum menentukan pilihan mereka jauh lebih banyak daripada suara yang dimiliki oleh Aecio Neves yakni sekitar 34,8 juta dari total suara sah. Jadi perebutan suara untuk pemilihan tahap kedua bukan hanya merebut suara dari pendukung Marina Silva tetapi juga merebut suara dari mereka yang belum menentukan pilihan mereka dalam pemilu tahap pertama.
 
Masyarakat pemilih di Brasil bisa dibagi dalam beberapa kategori. Kategori pertama adalah mereka yang mendukung Partai Pekerja (PT) dengan calon mereka Dilma Rousseff; Kategori kedua mereka yang membenci Partai Pekerja dan umumnya lari ke Partai Sosial Demokrat Brasil (PSDB) dengan calon mereka Aecio Neves; Kategori ketiga adalah mereka yang tidak mendukung Partai Pekerja dan Partai Sosial Demokrat tetapi mencari alternatif lain yakni Partai Sosialis Brasil (PSB) dengan calon mereka Marina Silva; dan Kategori keempat adalah mereka yang tidak memilih.
 
Sebagian besar pendukung Dilma Rousseff berasal dari bagian utara Brasil yakni wilayah yang termiskin dari Brasil. Sementara pendukung Aecio Neves adalah kelas menengah atas dan umumnya berada di bagian selatan Brasil. Menjelang pemilihan umum tahap kedua hari Minggu ini berbagai jajak pendapat menunjukkan bahwa persaingan keduanya sangat ketat. Bahkan diprediksi bahwa Neves bisa mengalahkan Dilma. Namun para politikus di Brasil mengakui bahwa Dilma bisa memenangi pilpres kali ini. Jajak pendapat yang memenangkan Neves disinyalir merupakan kampanye dari pihak kelas menengah ke atas yang menguasai media untuk menurunkan semangat para pendukung Dilma.
 
Siapa yang menjadi Presiden Brasil? Kita tunggu tanggal 26 Oktober ini.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons