Thursday, 19 June 2014

PENGIKUT GEREJA KATOLIK SEMAKIN MENURUN DI AMERIKA LATIN

Para pengikut Gereja Katolik di Amerika Latin, semakin hari semakin menurun. Hal ini menunjukkan bahwa Gereja Katolik semakin lama semakin hilang pengaruhnya di Amerika Latin.


Berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh Latino Barometro ditemukan bahwa di Uruguay jumlah mereka yang menamakan diri ateis meningkat tajam menjadi 38% hampir sama jumlahnya dengan pengikut Gereja Katolik sebanyak 41%. Sementara di Chile hanya 44% masyarakatnya yang mengaku diri sebagai pengikut Gereja Katolik.

Secara umum ditemukan bahwa pengikut Gereja Katolik di Amerika Latin mengalami penurunan. Namun tingkat penurunan di setiap negara berbeda. Menurut hasil penelitian Latino Barometro, ada tiga fenomena penting yang mempengaruhi kehidupan beragama di Amerika Latin, antara lain: berkembangnya sekularisme yang begitu cepat khususnya di Uruguay dan Chile; perpindahan yang begitu cepat menuju Gereja Evangelis terutama di Brasil dan Amerika Tengah (alasan ekonomis), stabilitas politik yang dihadapi oleh negara juga mempengaruhi perkembangan agama (pengaruh ekonomi).


Dari hasil penelitian tersebut dinyatakan bahwa nilai-nilai seperti inovasi, transparansi, kompetensi dan ketekunan bukan merupakan nilai yang perlu dipegang oleh masyarakat Amerika Latin. Masyarakat Amerika Latin masih memegang nilai-nilai tradisional seperti ketaatan, kebiasaan atau kebudayaan yang baik dan tanggungjawab. Menurut mereka, nilai-nilai ini jauh lebih baik daripada pergi ke gereja untuk merayakan misa. 

Benny Kalakoe
20 Juni 2014

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons