Wednesday, 2 January 2013

KESEHATAN HUGO CHAVEZ DAN KEMELUT POLITIK VENEZUELA


Ketidakjelasan informasi tentang sakit yang diderita oleh Presiden Venezuela, Hugo Chavez, membuat kelompok oposisi di Venezuela meminta kepada pemerintah untuk memberikan informasi yang benar tentang situasi kesehatan Hugo Chavez. Presiden Hugo Chavez berada di Kuba sejak tiga minggu lalu setelah melakukan operasi yang sulit atas sakit kanker yang dideritanya. 


Hugo Chavez menderita sakit kanker sejak satu setengah tahun yang lalu, dan kini menjalankan operasi yang keempat kalinya. Sampai sekarang belum ada informasi yang cukup mendetail tentang situasi kesehatannya. Pemerintah hanya menginformasikan bahwa Chavez menderita pendarahan tetapi sudah diatasi dengan baik, infeksi pernafasan dan adanya komplikasi atas infeksi tersebut. Sampai sekarang belum diketahui jenis atau tipe kanker apa yang diderita Presiden Venezuela tersebut. Jenis intervensi yang dilakukan juga tidak pernah diketahui secara publik sejak operasi yang dilakukan tanggal 11 Desember 2012 lalu.

Ketidakjelasan informasi atas situasi kesehatan Hugo Chavez membuat Sekretaris Eksekutif koalisi oposisi MUD (La Mesa de la Unidad Democrática) Ramón Guillermo Aveledo meminta supaya pemerintah memberikan informasi resmi tentang kesehatan Presiden Venezuela. Menurutnya informasi yang ada sekarang dari pihak pemerintah tidak mencukupi sehingga menimbulkan tanda tanya dari masyarakat.

Sebelum berangkat ke Kuba, Chavez menunjuk Wakil Presiden Nicolás Maduro sebagai penerusnya. Penunjukkan ini membuat banyak orang meragukan kemampuannya untuk terus memangku jabatan sampai tahun 2019 setelah ia memenangkan pemilihan presiden tanggal 7 Oktober 2012 lalu. Maduro menyatakan dihadapan Telesur bahwa dia melihat Chavez dengan penuh semangat dan akan kembali ke Caracas hari Rabu. Pernyataannya ini memadamkan untuk sementara pandangan masyarakat yang menyatakan bahwa kepergian Maduro ke Kuba untuk mendampingi Hugo Chavez dalam beberapa hari terakhir hidupnya. 

Spekulasi tentang situasi kesehatan Chavez telah menimbulkan perdebatan dalam situasi politik Venezuela, sementara sebagian masyarakat berdoa supaya Hugo Chavez sembuh kembali. Presiden Bolivia, Evo Morales, yang minggu lalu pergi mengunjungi Hugo Chavez di Kuba, menyatakan hari Rabu ini dalam sebuah konferensi pers di Cochabamba bahwa situasi kesehatan Hugo Chavez sangat mencemaskan dan berharap semoga doa masyarakat bisa menyelamatkan  hidup Hugo Chavez.

Situasi kesehatan Hugo Chavez menimbulkan polemik politik yang mulai diperdebatkan di Venezuela. Hugo Chavez yang menang dalam pemilihan umum tanggal 7 Oktober lalu akan diambil sumpahnya sebagai Presiden Venezuela pada tanggal 10 Januari nanti. Berdasarkan Konstitusi Venezuela, jika Hugo Chavez tidak bisa dilantik pada tanggal 10 Januari nanti karena alasan kesehatan atau meninggal, makan Asamblea Nacional (Dewan Nasional) akan mengambil alih kepresidenan dan memerintahkan pemilihan umum dalam waktu 30 hari. Dewan Nasional Venezuela, yang sebagian besar pro-pemerintahan Hugo Chavezakan memilih pemimpin yang baru hari Sabtu mendatang (tanggal 5 Januari 2013). 

Sampai sekarang semua mengindikasikan bahwa Hugo Chavez tidak bisa sembuh dan tidak bisa mengambil sumpah sebagai Presiden Venezuela yang baru pada tanggal 10 Januari 2013 nanti. Sementara pemerintah telah menyatakan bahwa “El Comandante-Presidente” bisa melakukan sumpahnya sebagai Presiden Venezuela di hadapan Hakim Mahkamah Agung pada saat yang ditentukan kemudian.  Sementara pihak oposisi mendesak supaya pengikut Chavismo mendukung konstitusi Venezuela yang menyatakan kalau tidak bisa diambil sumpahnya maka dilakukan pemilihan ulang. 

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons