Saturday, 10 November 2012

PEMILU KEPALA DAERAH CHILE: PARTAI OPOSISI MENANG


Pada hari Minggu tanggal 28 Oktober  2012 masyarakat Chile melaksanakan pemilihan umum untuk memilih pemerintahan daerah (pemda). Hasil pemilihan ini memberikan keuntungan kepada partai oposisi. Partai oposisi yang terdiri dari demokratkristiani, sosial demokrat, sosialis, komunis dan beberapa partai kiri lainnya memenangkan 168 kepala daerah. Sedangkan partai yang memerintah yang didukung oleh partai aliran kanan dan tengah kanan, yang umumnya merupakan perpanjangan partai yang dibentuk oleh mantan diktator Chile Augusto Pinochet dan fundamentalis katolik dan kaum liberal pragmatis hanya memenangkan 118 kepala daerah.

Melihat hasil pemilihan tersebut partai oposisi memprediksikan diri mereka akan membentuk sebuah koalisi dalam pemilihan presiden tahun depan. Mantan Presiden Chile, Michele Bachelet yang sekarang mengepalai Urusan Peranan Wanita di PBB di New York, bakal menjadi calon kuat presiden partai koalisi oposisi. 
Hal yang  paling menarik dari pemilihan para kepala daerah di Chile minggu lalu adalah sebagian besar masyarakat Chile memilih untuk tidak memilih. Dari 13,4 juta pemilih hanya 5,5 juta orang yang pergi ke kotak-kotak suara untuk menyatakan hak pilih mereka. Dengan kata lain hanya 41% dari masyarakat Chile yang menjalankan hak untuk memilih. Sementara 59% memilih untuk tidak memilih, baik untuk partai oposisi maupun untuk partai yang sedang memerintah. 

Kurangnya minat masyarakat untuk memilih disebabkan oleh banyak hal antara lain untuk pertama kalinya diChile dinyatakan bahwa memilih adalah sebuah kehendak bebas pemilih dan bukan merupakan kewajiban. Situasi ini membuat para pemilih harus pergi sendiri mendaftarkan diri mereka di tempat pendaftaran pemilihan umum untuk menyatakan hak pilih mereka. Ketika seorang warga mendaftarkan diri untuk memilih maka dia wajib untuk memilih. Jika tidak memilih, maka dia dikenakan denda sebesar US$ 200 (hampir 2 juta rupiah). Ancaman denda ini membuat banyak masyarakat, terutama kaum muda dan kelas menengah tidak mendaftarkan diri mereka. 

Hal yang menarik lainnya adalah, munculnya nama orang-orang yang sudah meninggal sebagai pemilih. Antara lain mantan presiden Salvador Allende memiliki nama sebagai pemilih di beberapa meja pemilihan umum. Hal ini membuat banyak masyarakat Chile meminta penjelasan dari penyelenggara pemilu atas hal-hal aneh tersebut. 

Chile adalah salah satu negara di Amerika Latin yang berkembang sangat pesat dalam 20 tahun terakhir. Chile merupakan negara Amerika Latin dengan pendapatan perkapita tertinggi sekarang ini. Pencapaian ini dilakukan dengan politik ekonomi liberal dengan tipe kapitalis yang tidak dipengaruhi oleh partai politik yang memerintah. Situasi ini juga membuat masyarakat tidak terlalu tertarik untuk ikut pemilihan umum karena siapa pun yang memerintah, model ekonomi yang dipegang tidak dengan mudah diubah. Inilah yang membuat pembangunan di Chile berjalan terus sesuai dengan yang direncanakan walaupun pemerintahannya diganti, seperti yang terjadi di Amerika Serikat atau negara-negara Eropa umumnya. 

Lima-Peru, 10 November 2012

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons