Friday, 13 April 2012

LAPORAN DARI KTT LAS AMERICAS VI DI CARTAGENA KOLOMBIA



Pengresmian KTT Las Americas VI

Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos meresmikan hari Jumat ini, tanggal 13 April 2012, KTT Pengusaha Benua Amerika Pertama dalam KTT Benua Amerika VI di Cartagena, Kolombia. Dihadapan 700 pengusaha yang hadir, dia meminta supaya para pengusaha di Benua Amerika berusaha untuk mengurangi kemiskinan di wilayah ini. Selain itu dia juga mengajak supaya Amerika Latin dan Amerika Serikat serta Kanada berusaha menghilangkan sikap saling tidak percaya antar mereka dan melihat sesama negara di benua ini sebagai sahabat. Dia juga meminta Amerika Serikat untuk mengerti bahwa negara-negara di Amerika Latin bukan seperti Afganistan atau Pakistan, sehingga tidak perlu takut bahwa semua investasi yang para pengusaha Amerika Serikat tanamkan di benua ini tidak akan hilang. Santos juga menyatakan bahwa pada KTT Las Americas I tahun 1994, semua negara di Amerika berada dalam masalah, bahkan wilayah ini dianggap sebagai “wilayah yang hilang”. Tetapi sekarang ini negara-negara di wilayah ini sudah berkembang dan mulai mengontrol semua kegiatan ekonomi dengan lebih bertanggungjawab. Walaupun perkembangannya agak lambat namun ada perkembangan yang signifikan di wilayah ini, misalnya hampir 40 juta orang keluar dari kemiskinan dan menjadi konsumen yang kemudian memperbaiki ritme perekonomian di wilayah ini. Tidak hanya itu Amerika Latin sekarang memiliki peranan yang penting di dunia. Investasi dunia dalam berbagai bidang berdatangan ke Amerika Latin. Karena itu kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat. Dia juga mengingatkan supaya pembangunan dan investasi yang ada di wilayah ini tetap memperhatikan lingkungan hidup dan hak-hak masyarakat.



Evo Morales

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh 33 Kepala Negara tersebut Presiden Evo Morales dari Bolivia meminta supaya ini adalah KTT Las Americas terakhir yang tidak dihadiri Kuba, karena kalau Kuba tidak hadir maka KTT ini tidak demokratis.Evo juga menyatakan bahwa KTT Las Americas VI ini merupakan ajang yang penting untuk membagi pengalaman sebagai presiden baik itu keberhasilan maupun kesulitan. “Dalam milenium ini, harus didebatkan dengan lebih intensif tentang kedaulatan masyarakat kita, harkat kita, kesamaan semua masyarakat Amerika, karena itu saya senang berada di Cartagena de Indias untuk membagi tidak hanya dengan para presiden di Amerika tetapi juga dengan berbagai kelompok sosial”, kata Morales. Dia juga menyatakan bahwa dirinya datang ke KTT ini atas undangan Presiden Juan Manuel Santos untuk berpartisipasi dalam KTT Aktor Sosial, dan itulah yang memotivasi kedatangannya. Sebagai tanda persahabatan dengan Kolombia, hari Sabtu sore besok, Presiden Evo dari Bolivia dan Presiden Juan Manuel Santos dari Kolombia akan bertemu di lapangan bola untuk menguji kelincahan mereka dalam memainkan si kulit bundar.



Malvinas dan Kuba

Dalam pertemuan para menteri luar negeri, disepakati beberapa tema penting antara lain: pernyataan bahwa Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina; Kuba harus diundang dan menjadi bagian dari KTT Las Americas; masalah integrasi fisik; akses dan penggunaan teknologi baru; pencegahan dan bantuan atas bencana alam; keamanan, penurunan jumlah angka kemiskinan dan ketidaksamarataan; dan kriteria untuk mengaplikasikan perjuangan melawan narkotrafik.

Dalam rapat para Menlu hari Kamis lalu dinyatakan bahwa 32 negara dari 34 negara yang ada mendukung bahwa “Kepulauan Malvinas berada di bawah kedaulatan Argentina”. Dua negara yang menolak keputusan ini adalah Amerika Serikat dan Kanada. Kedua negara tersebut menyatakan bahwa “masalah kepulauan Malvinas antara Inggris dan Argentina adalah masalah bilateral”. Sementara negara-negara di Amerika Latin lainnya melihat bahwa keberadaan Malvinas di tangan Inggris adalah “peninggalan kolonialisme masa lalu yang harus dihapuskan”. Walaupun sudah disepakati bahwa Kepulauan Malvinas menjadi bagian dari Argentina, namun masih dipertentangkan apakah kesepakatan tersebut akan dinyatakan secara tertulis dalam deklarasi KTT yang akan ditandatangani oleh semua kepala negara. Hal ini masih diperdebatkan dalam pertemuan yang akan diselenggarakan pada hari Jumat sore ini.

Sementara itu mengenai keterlibatan Kuba dalam KTT Las Americas juga mendapat tantangan dari Amerika Serikat dan Kanada. Dalam rapat para menteri dicapai kata sepakat bahwa Kuba harus diundang dan harus terlibat dalam KTT Las Americas. Bahkan para menteri luar negeri tersebut mendesak Menlu Kolombia, Maria Angela Holguin, untuk membuat surat undangan dan berbicara langsung dengan para pemimpin di Kuba untuk datang pada perayaan KTT Las Americas hari Sabtu besok. Menlu Venezuela, Nicolas Maduro, mengatakan bahwa jika dalam KTT Las Americas berikutnya Amerika Serikat dan Kanada masih ngotot untuk menolak keputusan 32 negara lain tentang Malvinas sebagai bagian dari Argentina dan keterlibatan Kuba dalam KTT, maka KTT ini tidak ada gunanya, sebaiknya dibubarkan saja.



Image Amerika Serikat di Amerika Latin

Posisi Amerika Serikat dalam KTT Las Americas VI menjadi sorotan penting masyarakat dan pers Amerika. Dalam sebuah laporan yang berjudul “Rehaciendo la relaciĆ³n” (Membuat kembali hubungan) dibangun sebuah dialog antara Amerika Serikat dan negara-negara di Amerika Latin. Dalam laporan yang dibuat oleh Michell Bachellet (mantan presiden Chile) dan Carla Hill (mantan Duta Perdagangan Amerika Serikat), dinyatakan bahwa : sementara Amerika Latin, secara umum mengalami stabilitas nasional, demokrasi dan semakin sejahtera, Amerika Serikat menjadi seorang sahabat yang menjauh, tidak stabil secara ekonomi dan lambat untuk berreaksi atas masalah-masalah yang ada di Amerika Latin. China bahkan berhasil mengganti posisi Amerika Serikat. Brasil, Chile dan Peru menjadikan China sebagai sahabat bisnis utama mereka, sementara Kolombia dan Argentina tidak akan lama lagi menjadikan China sebagai sahabat bisnis utama. Untuk menjadikan Amerika Serikat sebagai sahabat utama Amerika Latin, Amerika Serikat harus membangun kembali kepercayaan Amerika Latin dengan membicarakan secara serius agenda-agenda yang belum terselesaikan oleh Amerika Serikat misalnya masalah imigrasi, narkoba dan Kuba yang bagi masyarakat Amerika Latin merupakan masalah serius.

Tulisan ini dikumpul dari berbagai sumber.
Benny Kalakoe

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons