Friday, 14 October 2011

PBB MENYATAKAN BAHWA LEBIH DARI 50.000 ORANG DI AMERIKA TENGAH MENDERITA AKIBAT BANJIR

Berdasarkan informasi yang dibuat oleh PBB dari Kantor Koordinasi Masalah Kemanusiaan (OCHA) dinyatakan bahwa ebih dari 50.000 orang menderita karena banjir besar di Amerika Tengah, khususnya di Guatemala. Di Guatemala terdapat 43.500 orang yang menderita karena banjir dan 1.700 keluarga kehilangan rumah tempat tinggal mereka.



Juru bicara kantor tersebut, Elizabeth Byrs, menyatakan hal tersebut dalam sebuah siaran pers di Jenewa kemarin. Dalam siaran pers tersebut dia menggambarkan kerugian yang dihadapi oleh setiap negara akibat hujan lebat. Dia juga menyatakan bahwa hujan lebat masih akan tetap datang dalam beberapa hari ke depan.

Sementara di Nicaragua, 5.496 orang telah menderita karena kebanjiran dan 1.048 rumah mengalami rusah parah. Di El Salvador 2.226 orang harus tinggal di kamp pengungsi.

Kantor PBB ini bersama dengan Program Makanan Dunia, Organisasi Migrasi Internasional dan Organisasi Kesehatan Dunia, sedang mengevaluasi kebutuhan mereka yang menderita karena harus meninggalkan rumah mereka untuk memberikan bantuan kemanusian kepada mereka secepat mungkin.
Byrds menyatakan bahwa Honduras dan Costa Rica, merupakan dua negara Amerika Tengah yang terletak agak ke Selatan, tidak mendapat musibah ini seperti negara-negara Amerika Tengah lainnya.

Dia menambahkan lagi bahwa kurang lebih 50.000 orang di Mexico menderita karena Badai Jova, yang telah memakan korban 6 orang meninggal. Badai ini menyerang daerah Michoacan, Colima, Jalisco dan Nayari. Sementara daerah Tabasco diserang oleh hujan lebat.

Sumber: http://www.elnuevoherald.com/2011/10/14/1044127/mas-de-50000-personas-afectadas.html#ixzz1alY2Wzvl

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons