Monday, 3 October 2011

Peru: BULAN OKTOBER: BULAN MARIA DAN BULAN SEÑOR DE LOS MILAGROS


Bulan Oktober dikenal sebagai Bulan Maria di Indonesia dan juga di seluruh dunia. Biasanya umat Katolik, berdoa rosario dari rumah ke rumah. Di Lima Peru, Bulan Oktober tidak hanya sebagai Bulan Rosario atau Bulan Maria tetapi juga adalah Bulan Señor de Los Milagros (Tuhan Keajaiban). Sejak tanggal 1 Oktober lalu, dimulailah Tradisi Katolik, membawa replika Cristo Moreno (begitu dikenal kebanyakan orang di Lima-Peru) keliling kota Lima.

Jutaan orang datang untuk merayakan Tradisi Katolik ini. Hari Sabtu siang tanggal 1 Oktober, replika Señor de los Milagros atau juga dikenal sebagai Cristo Moreno diarak dari Biara Nazarenas menuju Katedral Lima. Jutaan orang mengikuti perarakan ini. Anggota kelompok Perkumpulan Señor de Los Milagros memikul gambar Señor de Los Milagros. Dalam perarakan ini banyak orang menangis, ada yang mencoba untuk menyentuk gambar ini supaya bisa sembuh. Biasanya perarakan ini juga menjadi aksi unik bagi para turis yang mengunjungi kota Lima-Peru.

Sepanjang malam, replika Señor de los Milagros ditahtakan di Katedral Lima, dan hari berikutnya, Hari Minggu, jam 11.00 siang diadakan Misa Besar. Supaya bisa hadir dalam misa ini, harus datang pagi-pagi buta, supaya bisa dapat tempat duduk. Setelah misa dilakukan lagi perarakan kembali ke Biara Nazarenas.

Sejarah singkat Señor de Los Milagros. Sekitar tahun 1650, beberapa orang kulit hitam dari Angola yang merupakan bagian dari Persatuan Kampung Pachacamilla di Lima, Peru, membuat lukisan Yesus disalibkan dengan cat, di tembok di mana mereka sering bertemu.
Sekarang, di tempat ini telah dibangun sebuah Biara yakni Monasterio de las Nazarenas, rumah dari Señor de los Milagros (Tuhan Keajaiban). Tempat ini disebut juga Santa Cruz (Salib Suci) karena pada tahun 1674, digambar sebuah salib sebagai simbol perlindungan terhadap ancaman dari pembajak laut L´Hermite Clerk terhadap kota Lima.

Tanggal 13 November tahun 1655, sebuah gempa bumi besar mengguncang kota Lima. Tetapi gambar Yesus disalib yang digambar oleh orang-orang Angola tersebut tidak hancur dan masih berdiri tegak. Keajaiban ini menjadi awal mula dari kultus popular kepada gambar ini yang kemudian mereka sebuat sebagai Señor de los Milagros. Kejadian dan kultus ini tersebar dengan cepat di antara umat setempat tanpa otorisasi Pastor Paroki San Marcelo, hal mana menyebabkan Pastor Paroki tersebut meminta keapda pemimpin Gereja supaya menghancurkan dinding tersebut untuk menghindari berbagai kultus yang tidak sehat.

Namun demikian, keinginan Gereja untuk menghancurkan dinding tembok ini tidak bisa terlaksana tanpa alasan yang jelas, sehingga gambar Yesus disalibkan di tembok itu terus berdiri, dan semakin banyak umat yang datang berdevosi di tempat ini. Seorang umat yang sering datang berdoa di sini mengalami penyembuhan. Yakni Antonio de León. Antonio de Leon mengidap penyakit tumor ganas. Setiap kali di datang di tempat ini dia memohon penyembuahn, sampai suatu saat sembuh total. Karena itu, tahun 1661, Antonio de Leon melihat bahwa gambar Yesus disalibkan oleh orang-orang negro Angola tersebut berada dalam bahaya, karena dibelakang tembok tersebut ada parit yang bisa merobohkan tembok tersebut.

Karena itu De Leon memperbaiki tempat tersebut dan membangun sebuah pelataran berbentuk altar yang juga bisa berfungsi menahan tembok tersebut dari kehancuran. Beberapa tahun kemudian, Sebastian Antuñano memperindah tempat kultus Cristo Morado (Kristus Hitam), dan membeli tempat ini. Kemudian dia membangun sebuah kapela.

Beberapa tahun kemudian, tahun 1687, setelah terjadi gempa bumi dasyat lainnya, dimulailah kebiasaan untuk melakukan prosesi replika gambar ini di jalan-jalan. Memohon pertolongan Tuhan untuk melindungi Lima dari bahaya gempa bumi. Tradisi Katolik ini akhirnya mengumpulkan jutaan orang saat itu dan setiap bulan Oktober banyak orang datang untuk menghadiri Devosi kepada Señor de Los Milagros.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons