Wednesday, 17 August 2011

Mexico: TEQUILLA DAN PARIWISATA


Kalau Peru terkenal dengan Pisco maka Mexico terkenal dengan Tequila sebagai ikon minuman nasional. Minuman nasional Mexico ini memiliki nilai magis bagi banyak orang: dipakai untuk merayakan persetujuan atau pertemuan penting, mengawali sebuah rapat penting, membebaskan seseorang dari rasa takut dan membuat banyak teman. Untuk orang yang belum terbiasa minum tequila, mengkonsumsi tequilla dalam jumlah yang banyak bisa membuatnya masuk rumah sakit.

Para turis yang mengunjungi Mexico dianjurkan supaya meminum tequila berlahan-lahan. Sebaiknya diminum dengan brandy atau champagne untuk menikmati rasa dan aroma “agave” (tumbuhan yang menjadi asal muasal tequilla). Seseorang yang sudah biasa minum tequilla, tidak akan pernah minum tequilla yang memiliki kandungan 100% alkohol agave, karena berbahaya bagi kesehatan. Biasanya alkohol dari agave ini akan dicampur dengan minuman lain. Kadar alkohol tertinggi dalam minuman beralkohol yang diijinkan oleh pemerintah Mexico adalah 51%.

“Tequila sama seperti anggur. Kami meminum tequila-tequila yang terkenal sesuai dengan selera kita. Sama seperti penggemar anggur memilih minuman anggur yang mereka sukai”, kata Rachel Nichols-Bernyk, seorang pengunjung dari Amerika Serikat yang datang ke Mexico untuk menikmati tequilla. “Saya menikmati liburan saya di sini. Selain belajar Bahasa Spanyol, kebudayaan dan mengenal orang Mexico saya juga belajar bagaimana membuat tequila”, katanya.




Orang-orang Amerika Serikat yang suka minum minuman keras margarita pasti menyukai tequila. Karena itu tidak mengherankan mereka mengunjungi Jalisco, kota tempat lahirnya tequila beberapa abad lalu. Kota ini terkenal karena ikon tequillanya. Hotel-hotel di tempat ini penuh karena kunjungan turis pencinta tequilla. Tidak mengherankan kota ini ditata sedemikian rupa sehingga para penikmat tequilla bisa menikmati semua jenis tequilla yang ada. Bulan April lalu, berbagai jenis toko yang bergabung dalam sebuah organisasi yang bernama OXXO, menunjukkan kepada turis semua jenis tequilla. Dalam perlombaan olah-raga Panamericana yang akan diadakan di Guadalajara pada bulan Oktober nanti, diharapkan tequilla bisa menjadi minuman yang digemari oleh para pengunjung dan para turis.

Minuman tequilla yang dikelola dalam berbagai jenis menjadi hal yang menarik bagi para turis. Hampir semua jenis minuman tequilla ini berasal dari Jalisco atau daerah-daerah sekitarnya. Tequilla dari daerah-daerah pegunungan, yang kurang diminati oleh para turis, misalnya daerah Arandas dan Atontocillo, kurang lebih 104 km di sebelah timur kota Guadalajara, memiliki rasa yang lebih manis dan tidak terlalu beralkohol.

Perjalanan menuju daerah-daerah terpencil ini sangat berbahaya karena kehadiran narkotrafik belakangan ini. Karena itu sebaiknya menghindari kunjungan ke tempat-tempat ini, atau bila memang mau ke sana harus pergi dengan seorang guide.

Lembah Tequilla adalah daerah tujuan utama para turis pencinta tequilla. Daerah ini jauh lebih aman dan semua jenis tequilla ada di sini. Salah satu minuman yang terkenal di sini adalah minuman dari Kantin La Capilla de Don Javier. Minuman di kantin ini adalah campuran dari Coca Cola, tequilla, jus limón dan garam. Kantin ini sudah terkenal sejak tahun 1990-an dan sampai sekarang masih merupakan yang terkenal di tempat ini.

Lembah tequilla ini berada di bawa kaki Gunung Berapi Tequilla, yang tingginya 2.900 meter. Gunung berapi ini membuat tanah di sekitarnya subur. Di sini ada ratusan jenis agave. Namun agave yang bisa dibuat tequilla umumnya agave jenis Weber yang berwarna biru. Siklus hidup agave ini antara enam bulan sampai 12 tahun. Biasanya ditanam di lembah-lembah, di pegunungan atau juga disekitar jalan raya yang ada di daerah ini.
Sangat mudah untuk mengunjungi tempat pembuatan tequilla , seperti Sauza dan Cuervo. Cuervo adalah disneylandnya tempat pembuatan tequilla. Tidak hanya itu, di sini juga ada kantin, restoran dan berbagai jenis bisnis yang berasal dari tequilla. Dari tempat ini kemudian bisa dilakukan “Rute Tequilla”, yakni sebuah pelesiran menelusuri kampung-kampung pabrik tequilla.

Juga sangat menyenangkan apabila menggunakan Kereta Tequilla Express, yang biasanya setiap akhir pekan membawa turis dari Guadalajara sampai Casa Herradura di Amatitan, kurang lebih sejauh 64 km, di mana para pengunjung bisa mencoba minuman tequilla langsung dari keledai yang membawa tequilla. Di sini bisa juga dilihat para petani yang mengelolah agave dengan pakaian tradisional mereka, serta cara membuat tequilla.

Untuk mengetahui sejarah perkembangan tequilla, sangat dianjurkan untuk mengunjungi pabrik-pabrik tequilla yang kecil. Karena di sini proses pembuatannya masih tradisional dan menggunakan alat-alat yang sudah bertahun-tahun digunakan. Proses-proses ini tidak akan ditemukan di pabrik-pabrik tequilla besar. Misalnya saja para turis bisa membedakan, bagaimana merasakan agave yang dimasak selama 8 jam di pabrik-pabrik besar, dengan agave yang dimasak selama 4 hari dalam sebuah perapian dari batu secara tradisional.


Kompetensi untuk mendapatkan keuntungan membuat cara membuat tequilla juga berubah. Teknik-teknik pembuatan tequilla zaman dulu diganti dengan cara baru. Di Casa Noble misalnya, tempat penampungan tequilla yang terkenal zaman dulu dari Prancis diganti dengan tempat-tempat tequilla baru dari Amerika Serikat, yang memberikan sedikit rasa vanili dalam penyimpanannya. Masing-masing pabrik biasanya memberikan rasa tertentu sehingga minuman tequilla memiliki banyak rasa.

Sumber http://www.impre.com/eldiariony/vida-estilo/viajes/2011/7/17/tequila--bebida-y-destino-turi-264196-4.html

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons