Tuesday, 9 August 2011

Ecuador: DEMONSTRASI OPOSISI MENUNTUT PRESIDEN RAFAEL CORREA MUNDUR


Jutaan orang berkumpul di jalanan di ibu kota Ecuador (Quito) untuk menolak rezim Presiden Ecuador, Rafael Correa, supaya dia turun dari jabatannya.

Demonstrasi ini dilakukan oleh kelompok oposisi. Demonstrasi ini dimulai di Avenida De los Shyris, di pusat perbelanjaan Quito. Para politisi, pengusaha, wartawan dan ratusan warga berdatangan sambil membawa poster dengan tulisan yang mengeritik pemerintahan Presiden Rafael Correa.

Tidak jauh dari tempat ini terletak kantor partai politik dari pemerintahan yang berkuasa sekarang, yakni Alianza País, yang pada saat itu ditemukan dalam keadaan tertutup dan tidak seorangpun berada dalam kantor ini selama demonstrasi berlangsung.

“Kami ingin supaya dia pergi dan kami ditinggal dalam damai”, kata beberapa demonstran. Mereka mengecam apa yang dilakukan pada tahun 2005 ketika terjadi sebuah pergerakan sosial melawan Pemerintahan Presiden Lucio Gutierez, dan kemudian menggantikannya pada bulan April pada tahun yang sama dengan cara ilegal, di tengah protes keras masyarakat.

“Sekarang kami marah dan kami mau supaya sang diktator pergi!” kata seorang demonstran dan meminta supaya pada pengemudi membunyikan klakson mobil mereka, sebagai tanda protes terhadap pemerintahan yang ada. Demonstrasi ini membuat lalu lintas di daerah tersebut terhenti, walaupun polisi bisa membuka jalan di antara para demonstran supaya mobil-mobil bisa lewat di sini.

Fausto Lupera, seorang anggota parlemen dari Partai Oposisi Sociedad Patriótica (milik eks presiden Gutierrez), berpartisipasi dalam demonstrasi itu, dan mengatakan bahwa demonstrasi ini adalah penolakan atas kekuasaan Presiden Rafael Correa. Dia mengatakan bahwa, walaupun demonstrasi ini tidak sebesar yang dibuat oleh para bandit (tahun 2005) melawan Presiden Gutierrez, namun dia yakin bahwa masyarakata “sudah capeh” dengan presiden yang sekarang ini.

“Sekarang ini masyarakat Ecuador mulai bangun, dan menyadari penipuan yang dibuat oleh Correa”, kata Lupera, yang menolak beberapa hasil jajak pendapat yang menyatakan bahwa 70% masyarakat mendukung Presiden Rafael Correa. Dia menegaskan bahwa Correa adalah seorang diktator dan harus mundur dari kekuasaannya.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons