Friday, 19 August 2011

Colombia: PIEDAD CORDOBA, YANG MENJADI PERANTARA ANTARA PEMERINTAH COLOMBIA DAN FARC, MENINGGALKAN COLOMBIA


Mantan anggota Senat Colombia, Piedad Córdoba, mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan tugasnya sebagai perantara antara pemerintah dan pihak gerilyawan (FARC). “Saya sangat terganggu dan dengan jujur saya ingin mengatakan bahwa saya tidak akan terus melakukan tugas saya bagi perdamaian di negara ini”, katanya dalam sebuah wawancara dengan Radio Cadena Nacional. Beberapa jam kemudian, dia menjawab pesan-pesan dukungan dari para pengikutnya di twitter dengan mengatakan, “Terima kasih…saya akan berjuang untuk hal-hal lain yang ada di dunia”.

Córdoba mengeluh karena ada kampanye untuk menurunkan kredibilitasnya, dengan mengatakan bahwa ada orang yang tidak menginginkannya supaya dia bekerja untuk perdamaian. Secara khusus dia mengalamatkan keluhannya itu kepada pernyataan-pernyataan yang dibuat oleh Kejaksaan Umum Nasional, yang mengumumkan bahwa Córdoba telah meminta kepada negara US$ 44 juta. Bulan September lalu dia diberhentikan dari anggota Senat dan diberikan tugas khusus untuk “bekerja sama dengan FARC”.

Cordoba menekankan bahwa dia tidak pernah meminta uang ganti rugi, melainkan meminta sebuah uang konsiliasi (perdamaian) karena cara yang dibuat untuk menggantikannya adalah ilegal. “Kalau mereka tidak memberikan itu kepada saya, maka jelas saya menolak tuntutan mundur dari anggota senat tersebut. Yang saya inginkan sekarang adalah mengembalikan fungsi saya ke Senat sejak saat saya digantikan, dan memperkenalkan kepada publik bahwa saya belum meninggalkan tugas saya sebagai anggota Senat”, katanya.

Dia menambahkan bahwa, kampanye lawan-lawannya atas dirinya tidak hanya sampai di situ bahkan mereka mengatakan bahwa dia telah membeli sebuah departemen di Barcelona dan Bogota, dan menerima sebuah kartu kredit dari Hugo Chávez.

Presiden Colombia, Manuel Santos, menolak tugas Piedad Córdoba sebagai mediator antara pemerintah dan FARC. Namun demikian, Piedad telah menjadi tokoh penting dalam proses pembebasan dari lebih dari 15 orang tahanan di tangan FARC.

Akhirnya hari ini dikabarkan bahwa Cordoba Piedad meninggalkan negara Colombia karena ancaman mati yang diterimanya dan berharap bahwa dia akan kembali dalam beberapa hari kemudian, jika Colombia memberikan rasa keamanan bagi dirinya. Dia mengatakan bahwa dalam beberapa hari belakangan ini dia diikuti oleh beberapa mobil yang baginya mencurigakan. Apalagi diikuti dengan berbagai telefon yang mengancam untuk membunuhnya.

Sebelum keluar dari Colombia, Córdoba menyatakan bahwa keberadaannya di luar Colombia adalah temporal dan keputusannya ini diambil untuk melindungi nyawanya sendiri. Sementara itu tugasnya yang masih belum selesai untuk menjadi perantara antara pemerintah dan FARC. Dia juga berharap bahwa kepergiannya tidai diinterpretasi sebagai sebuah cara untuk mengadakan investigasi di Pengadilan Tinggi tetang kemungkinan-kemungkinan bahwa dirinya memiliki jaringan dengan FARC.

Sumber: http://actualidad.rt.com/actualidad/america_latina/issue_28534.html
http://actualidad.rt.com/actualidad/america_latina/issue_21409.html

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons