Thursday, 11 August 2011

Chile: PARA MAHASISWA KEMBALI KE JALAN UNTUK MENJELASKAN TUNTUTAN MEREKA KEPADA MASYARAKAT


Hari ini para mahasiswa di Chile kembali turun ke jalan-jalan, untuk melaksanakan kelas di ruang terbuka dan menjelaskan kepada masyarakat tuntutan-tuntutan mereka.

Lebih dari dua bulan, para mahasiswa di Chile menuntut kepada negara, untuk mengatur pendidikan publik yang gratis dan berkualitas. Mereka menuntut supaya pendidikan tidak dijadikan sarana untuk mencari uang, mengurangi biaya transportasi bagi mahasiswa dan anak sekolah, menurunkan ketidaksamaan hak dalam institusi publik dan mengurangi utang yang para mahasiswa alami karena biaya yang tinggi, yang bisa memutuskan karir mereka dalam belajar.

Presiden Federasi Mahasiswa Chile, Camila Vallejo, menjelaskan bahwa mereka mendukung proses demokrasi dalam pergerakan pendidikan melalui kegiatan damai dan bukan kekerasan. “Para mahasiswa turun ke jalan hari Kamis ini, tanggal 11 Agustus, untuk memperkenalkan kepada masyarakat tuntutan-tuntutan mereka dan menjelaskan mengapa mereka harus berdemonstrasi”, katanya. Sementarai itu, pemerintah bersama dengan Kongres melakukan perundingan luar biasa dalam sebuah dialog, untuk mengakhiri konflik dengan mahasiswa ini.

Pergerakan mahasiswa ini menolak 21 inisiatif baru pemerintah dalam bidang pendidikan, yang diberikan pada tanggal 1 Agustus lalu oleh Menteri Pendidikan, Felipe Bulnes. Para mahasiswa menyadari bahwa rencana tersebut tidak menjawab prinsip-prinsip dasar permintaan mereka, dan tetap menjaga model “bisnis” dalam sistem pendidikan di negara Chile. Sementara kemarin, Menteri Pendidikan, Bulnes, mengatakan bahwa tidak akan ada jawaban baru dari pemerintah atas tuntutan mahasiswa.

Karena itu para mahasiswa menyatakan bahwa, pemeirintahan Piñera berkeras hati dan menolak untuk membuat sebuah rencana baru dalam bidang pendidikan sesuai yang mereka minta. Akibatnya mahasiswa terus berdemonstrasi. Demonstrasi yang dilakukan para mahasiswa ini, membuat ketenaran Presiden Sebastian Piñera menurun, yang hanya mencapai 26%, berdasarkan hasil jajak pendapat yang dilakukan di Chile.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons