Friday, 19 August 2011

Chile: KORBAN KEKERASAN REZIM PINOCHET MENCAPAI 40.280 ORANG


Jumlah korban kekerasan rezim Augusto Pinochet (1973-1990) melebihi 40.000 orang (bila dimasukkan juga 3.225 orang yang meninggal atau menghilang), berdasarkan data resmi dari Komisi Valech yang menginvestigasi semua kekerasan terhadap hak asasi manusia di Chile dalam dekada 1970 dan 1980. Informasi ini menyatakan bahwa, ada lebih dari 10.000 korban yang baru ditemukan dan dimasukkan dalam daftar yang baru ini.

Menurut direktur komisi ini, Maria Luisa SepĂșlveda, mereka telah mengidentifikasi 9.800 korban lain karena kekerasan dan pembunuhan politis , dan ada 30 kasus baru atas orang yang hilang atau ditembak mati. Dengan demikian jumlah total korban resmi yang dieksekusi, hilang dan disiksa selama 17 tahun masa pemerintahan Pinochet menjadi sebanyak 40.280 orang. Sebagai konpensasi, para korban ini akan menerima “uang” dalam jumlah yang sama seperti para korban lainnya, yakni pensiun sebanyak US$ 250 setiap bulan, ditambah dengan jaminan kesehatan dan pendidikan.

Dokumen ini merupakan dokumen ketiga yang dipublikasikan oleh pemerintah Chile dalam 20 tahun terakhir sejak berakhirnya masa diktator Pinochet. Untuk membuat dokumen ini, mereka mengumpulkan para saksi yang jumlahnya lebih dari 32.000 orang. Namun demikian, keluarga dari para korban dan yang hilang mengeritik hasil dokumen ini, dan mengatakan bahwa para korban bisa lebih dari 100.000 orang.

Rodolfo Cesatti, seorang analis politik internasional, mengindikasikan bahwa “semua percobaan kudeta Amerika Latin, semuanya didukung oleh rezim Amerika Serikat yang berada dalam situasi perang dingin dan pada saat itu hanya memiliki dua opsi, antara teman atau musuh. Mereka yang sependapat dengan Amerika Serikat adalah teman dan mereka yang tidak sependapat dengan Amerika Serikat adalah musuh”. Karena itu, sama seperti semua rezim diktator di Amerika Latin, Pinochet mendapat dukungan ekonomi dan logistik dari Amerika Serikat dan tidak akan pernah ada yang bisa mengadili Amerika Serikat dalam hal ini”, kata Cesatti.

Sumber: http://actualidad.rt.com/actualidad/america_latina/issue_28502.html

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons