Tuesday, 23 August 2011

Bolivia: MASYARAKAT INDIGENAS MENOLAK UNTUK BERDIALOG DENGAN PRESIDEN EVO MORALES DI LA PAZ


Masyarakat indígenas Bolivia menolak permintaan Presiden Evo Morales untuk berdialog dengannya di La Paz dan meminta Presiden Evo supaya datang ke daerah Amazon untuk berdialog. Mereka mengancam kalau Presiden tidak datang ke daerah mereka, maka mereka akan terus melakukan demonstrasi melawan pembangunan jalan yang membelah dua daerah hutan lindung di wilayah mereka.

Pemimpin Konfederasi Masyarakat Indigena (CIDOP), Ernesto Sánchez, mengatakan bahwa lebih dari 1000 orang indígenas yang ada di San Ignacio de Moxos (wilayah utara), memutuskan untuk tidak mengirimkan seorang wakilpun ke La Paz untuk bertemu dengan Morales, untuk menjawab permintaan dari dua menteri untuk berdialog. “Ada mandat dari masyarakat indígenas yang sudah kami katakan ke Morales, bahwa tidak akan ada seorang pemimpin indígena pun yang akan dikirim untuk berbicara di La Paz. Jika dia memiliki kemauan untuk datang ke sini, kami akan menunggunya, tetapi jika tetap tidak mau datang, kami akan terus berdemo”, kata Sánchez.

Beberapa jam sebelumnya Menteri Pelayanan Kepresidenan, Carlos Romero dan Menteri Pekerjaan Umum, Wálter Delgadillo, mengumumkan di San Ignacio de Moxos bahwa Morales menerima untuk bertemu dengan masyarakat indígenas tetapi di La Paz. Para wakil masyarakat indígenas memulai demo sejak hari Senin lalu dengan melakukan perjalanan dari Amazon ke La Paz, yang menuntut supaya pemerintah tidak membangun jalan raya, yang dibiayai oleh Brasil, yang akan mempersatukan wilayah pusat dan timur negara tersebut, melalui wilayah indígena Taman Nasional Isiboro Sécure. Masyarakat indígena mengatakan bahwa rute yang dibangun itu, akan merusak lingkungan hidup dan meningkatkan investasi pembudidayaan daun koka di daerah ini.

Presiden Morales telah mempertahankan opsi pembangunan jalan raya ini, dengan argumentasi bahwa, jalan raya ini penting untuk persatuan negara dan telah berjanji untuk tidak menggangu keberadaan para petani indígena dalam pekerjaan jalan raya tersebut. Masyarakat indígena, yang telah merencanakan untuk berjalan kaki selama sebulan, sepanjang 500 km, dari kota Trinidad sampai kota La Paz, menunggu sampai Senin depan kedatangan Presiden Morales di San Ignacio de Moxos, di mana mereka berkumpul setelah berjalan sejauh 90 km selama lima hari perjalanan. Juga mereka meratifikasi bahwa tidak akan menerima pergerakan lain, dari pihak apa saja, yang berusaha untuk memblokir perjalanan mereka. Bila perjalanan mereka dihalang, maka masyarakat indígenas akan memblokir jalan-jalan lain di Bolivia.

Masyarat indígenas dengan bantuan LSM telah meminta ke Komisi HAM Interamerika (CIDH) dari Organisasi Negara-Negara Amerika (OEA), untuk menghalangi kemauan pemerintah Bolivia membangun jalan raya di daerah indígenas.

Sumber http://www.diariolasamericas.com/noticia/126685/32/indígenas-rechazan-dialogar-con-morales-en-la-paz-y-lo-esperan-en-la-amazonía

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons