Showing posts with label Rally Paris Dakar 2013. Show all posts
Showing posts with label Rally Paris Dakar 2013. Show all posts

Tuesday, 8 January 2013

BOLIVIA BERUSAHA MENJADI SALAH SATU NEGARA PENYELENGGARA PARIS DAKAR 2014


Keuntungan ekonomis dan kampanye pariwisata internasional yang diperoleh Peru, Chile dan Argentina karena menjadi negara penyelenggara Rally Paris Dakar menarik perhatian Negara Bolivia. Menteri Kepresidenan (El Ministro de la Presidencia), Juan Ramón Quintana dan Menteri Kebudayaan, Pablo Groux, bersama wakil dari Federasi Mobil Sport (FEBAD) Bolivia, datang ke Lima Peru untuk bertemu dengan wakil ASO (Amaury Sport Organisation) yang mengorganisir Rally Paris Dakar. Quintana menyatakan bahwa pada tanggal 21 Maret 2013 akan diperoleh hasil negosiasi tersebut. 


Untuk menjadi bagian dari negara penyelenggara Rally Paris Dakar 2014, Bolivia sangat memerlukan dukungan dari Peru, Chile dan Argentina serta menginvestasikan dana sebesar US$ 4 juta. Untuk menjadi penyelenggara, Bolivia sudah mendapat dukungan dari Peru dan Argentina. Dana sebesar US$ 4 juta digunakan sebagai dana operasi untuk keamanan, komunikasi dan transportasi untuk membawa mesin dan mobil para pereli. 

Walaupun uang sebanyak US$ 4 juta adalah besar bagi negara seperti Bolivia, namun iming-iming keuntungan yang diperoleh tidak menyurutkan kemauan Bolivia untuk berusaha menjadi bagian dari Rally Paris Dakar 2014. Keuntungan sebesar US$ 70 juta yang diperoleh Peru dan Argentina karena menjadi tuan rumah Paris Dakar menjadi motor utama keinginan Bolivia menjadi salah satu penyelenggara Rally Paris Dakar. Selain itu Rally Paris Dakar yang diikuti oleh lebih dari 60 negara di dunia juga menjadi ajang kampanye untuk memperkenalkan kebudayaan dan pariwisata Bolivia bagi dunia. 


Sementara pihak penyelenggara ASO menyatakan bahwa mereka akan melihat dulu secara resmi rute yang akan dijalankan di Bolivia. Setelah melihat rute tersebut mereka akan memberikan jawaban kepada Bolivia pada tanggal 21 Maret 2013, tentunya setelah berkonsultasi dengan pihak Peru, Chile dan Argentina. Sampai sekarang nampaknya ada sinyal positif dari pihak penyelenggara Rally Paris Dakar serta meminta supaya Bolivia mulai memperhatikan hal-hal yang perlu diperhatikan selama Rally Paris Dakar di ketiga negara penyelenggara yakni Peru, Chile dan Argentina. 

Rally Paris Dakar 2013 berlangsung dari Lima Peru kemudian akan menyelusuri Chile, lalu Argentina dan kembali ke Chile dalam sebuah perlombaan lebih dari 8.500 km. Rally Paris Dakar kali ini diikuti oleh 459 kendaraan: 155 mobil, 189 motor, 75 truk dan 40 motor roda empat dengan 14 etapa yang harus mereka lewati sebelum sampai final di Santiago Chile. Reli kali ini dinyatakan sebagai reli yang paling banyak diikuti karena peserta reli berasal dari 53 negara dan dengan kendaraan dan pengendara yang jauh lebih banyak sejak dimulainya Rally Paris Dakar tahun 1978.


Friday, 4 January 2013

PARIS DAKAR 2013: YANG TUA DAN MUDA DALAM RALLY PARIS DAKAR 2013


Rally Paris Dakar yang ditempuh dalam 14 etapa yang sulit menuntut stamina yang luar biasa baik dari para pereli. Dalam Rally Paris Dakar 2013, pereli termuda berasal dari Belanda yakni Robert van Pelt Jr, yang berumur 19 tahun dan akan berpartisipasi dalam motor roda dua. Sementara pereli tertua berasal dari Argentina yakni Francisco Claudio Regunaschi yang berumur 71 tahun dan akan mengemudi mobil mobil roda empat. 


Robert van Pelt Jr berkiprah dalam Paris Dakar 2013 untuk pertama kalinya. Namun demikian dia yakin bisa mengatasi medan yang sulit, karena sering ikut bersama dengan ayahnya yang sudah mengikuti reli yang sama sebanyak 8 kali. Robert mengatakan bahwa masalah umur memang sering menjadi masalah bagi para pereli, apalagi dirinya yang masih muda pasti suka mengambil resiko. Tetapi dirinya sudah dilatih untuk menenangkan dirinya selama perlombaan berlangsung. Pemuda yang sudah bawa motor ini sejak berumur 3 tahun siap untuk melewati Paris Dakar 2013 dan berusaha untuk berada di antara posisi 30 sampai 40.

Sementara pereli Argentina, Francisco Claudio Regunaschi sudah berkiprah di Rally Paris Dakar untuk yang kelima kalinya. Dia berharap dalam reli kali ini dia bisa sampai finis, karena dalam empat reli sebelumnya dia tidak sampai final. Bagi Claudio Regunaschi, Rally Paris Dakar sangat ditentukan oleh banyak faktor tetapi faktor yang menentukan adalah faktor mental dari pereli. Dia yakin kali ini dia sangat siap sekali untuk menempuh reli yang sulit ini dan yakin sampai final. 

PARIS DAKAR 2013: 5. PARIS DAKAR: DARI TANTANGAN BIAYA MENUJU TANTANGAN ALAM


Paris Dakkar 2013 akan dimulai hari Sabtu tanggal 5 Januari 2013 dari Lima Peru menuju Chile, Argentina dan kembali ke Chile. Tantangan padang pasir dan Pegunungan Andes yang kering dengan cuaca panas dan dingin serta ketinggian lebih dari 4.000 meter diatas permukaan laut menjadi medan yang harus dilewati oleh para pereli sebelum tiba di garis finis di Santiago Chile. 


Namun demikian, tantangan dari Paris Dakar tidak hanya berasal dari alam tetapi juga tantangan untuk membiayai Paris Dakar itu sendiri tidak kalah sengitnya. Rally Paris Dakar biasanya diikuti oleh empat jenis kendaraan: motor roda dua, motor roda empat, mobil roda empat dan truk. Investasi minimal untuk ikut dalam rally Paris Dakar sebanyak 35.000 Euro. Beberapa tahun lalu  Tim AVTK Spanyol menyatakan bahwa untuk sebuah motor roda dua saja diperlukan dana sebesar 72.000 Euro. Dana yang dibutuhkan ini sangat bergantung pada jenis kendaraan, mesin, pendaftaran, pertolongan medis, akomodasi pergi pulang, tim dan sebagainya. 


Tahun 2010 pereli Argentina Marcos Patronelli menelan 8.500 Euro hanya untuk pendaftaran, 12.000 Euro untuk menyewa sebuah mobil yang akan menemaninya selama rally, dan menghabiskan dana sebesar 12.000 Euro untuk membayar tim teknik Yamaha yang menyertainya. 


Dalam Rally Paris Dakar 2013, biaya yang paling mahal berasal dari kategori truk. Biaya pendaftaran saja sudah bisa menghabiskan hampir 30.000 Euro. Pembayaran ini belum termasuk biaya kendaraan, tim dan layanan lainnya selama rally. Pereli Peru Ferreyros dan Orlandini yang menggunakan bantuan kendaraan truk dari luar negeri menghabiskan dana lebih dari 200.000 Euro.

Rally Paris Dakar memang bukan hanya menantang tetapi juga memakan biaya yang tidak kecil.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons