Showing posts with label Mexico. Show all posts
Showing posts with label Mexico. Show all posts

Friday, 19 August 2011

Mexico: PARA SOPIR TAKSI MENJADI SASARAN KEJAHATAN DI ACAPULCO


Hanya dalam empat hari, kelompok kejahatan terorganisir telah membunuh minimal 13 orang tukang taksi di pelabuhan turis Acapulco, pantai Pasifik Mexico. Minggu ini dibuka dengan meninggalnya 10 orang laki-laki di beberapa tempat berbeda di kota, enam orang di antaranya mati karena kena tembak. Sampai hari Kamis sudah terjadi 13 aksi kekerasan (pembunuhan) di pelabuhan Acapulco.

Pemerintah menyatakan bahwa kelompok bersenjata menembak para pengemudi taksi, yang lebih dikenal sebagai “halcones” , yang sudah pasti dianggap sebagai bagian dari kelompok lawan yang sedang mereka cari. Kejaksaan negara bagian Guerrero mencurigai bahwa, di pelabuhan beroperasi sebuah kelompok yang memisahkan Cartel Beltrán Leyva dan Cartel Édgar Valdez Villareal, alias La Barbie, yang menyatakan dirinya sebagai cartel independen dari Acapulco.

Karena alasan keamanan, penyanyi Mexico Alejandra Guzmán harus menundah konsernya yang direncanakan pada tanggal 20 September nanti, melalui twitternya. Dalam dua hari saja, tingkat kejahatan di negara bagian ini, khususnya Acapulco, mencapai 30 orang meninggal berdasarkan data yang diberikan oleh Sekretaris Keamanan Publik.

Sumber http://actualidad.rt.com/actualidad/america_latina/issue_28516.html

Wednesday, 17 August 2011

Mexico: TEQUILLA DAN PARIWISATA


Kalau Peru terkenal dengan Pisco maka Mexico terkenal dengan Tequila sebagai ikon minuman nasional. Minuman nasional Mexico ini memiliki nilai magis bagi banyak orang: dipakai untuk merayakan persetujuan atau pertemuan penting, mengawali sebuah rapat penting, membebaskan seseorang dari rasa takut dan membuat banyak teman. Untuk orang yang belum terbiasa minum tequila, mengkonsumsi tequilla dalam jumlah yang banyak bisa membuatnya masuk rumah sakit.

Para turis yang mengunjungi Mexico dianjurkan supaya meminum tequila berlahan-lahan. Sebaiknya diminum dengan brandy atau champagne untuk menikmati rasa dan aroma “agave” (tumbuhan yang menjadi asal muasal tequilla). Seseorang yang sudah biasa minum tequilla, tidak akan pernah minum tequilla yang memiliki kandungan 100% alkohol agave, karena berbahaya bagi kesehatan. Biasanya alkohol dari agave ini akan dicampur dengan minuman lain. Kadar alkohol tertinggi dalam minuman beralkohol yang diijinkan oleh pemerintah Mexico adalah 51%.

“Tequila sama seperti anggur. Kami meminum tequila-tequila yang terkenal sesuai dengan selera kita. Sama seperti penggemar anggur memilih minuman anggur yang mereka sukai”, kata Rachel Nichols-Bernyk, seorang pengunjung dari Amerika Serikat yang datang ke Mexico untuk menikmati tequilla. “Saya menikmati liburan saya di sini. Selain belajar Bahasa Spanyol, kebudayaan dan mengenal orang Mexico saya juga belajar bagaimana membuat tequila”, katanya.




Orang-orang Amerika Serikat yang suka minum minuman keras margarita pasti menyukai tequila. Karena itu tidak mengherankan mereka mengunjungi Jalisco, kota tempat lahirnya tequila beberapa abad lalu. Kota ini terkenal karena ikon tequillanya. Hotel-hotel di tempat ini penuh karena kunjungan turis pencinta tequilla. Tidak mengherankan kota ini ditata sedemikian rupa sehingga para penikmat tequilla bisa menikmati semua jenis tequilla yang ada. Bulan April lalu, berbagai jenis toko yang bergabung dalam sebuah organisasi yang bernama OXXO, menunjukkan kepada turis semua jenis tequilla. Dalam perlombaan olah-raga Panamericana yang akan diadakan di Guadalajara pada bulan Oktober nanti, diharapkan tequilla bisa menjadi minuman yang digemari oleh para pengunjung dan para turis.

Minuman tequilla yang dikelola dalam berbagai jenis menjadi hal yang menarik bagi para turis. Hampir semua jenis minuman tequilla ini berasal dari Jalisco atau daerah-daerah sekitarnya. Tequilla dari daerah-daerah pegunungan, yang kurang diminati oleh para turis, misalnya daerah Arandas dan Atontocillo, kurang lebih 104 km di sebelah timur kota Guadalajara, memiliki rasa yang lebih manis dan tidak terlalu beralkohol.

Perjalanan menuju daerah-daerah terpencil ini sangat berbahaya karena kehadiran narkotrafik belakangan ini. Karena itu sebaiknya menghindari kunjungan ke tempat-tempat ini, atau bila memang mau ke sana harus pergi dengan seorang guide.

Lembah Tequilla adalah daerah tujuan utama para turis pencinta tequilla. Daerah ini jauh lebih aman dan semua jenis tequilla ada di sini. Salah satu minuman yang terkenal di sini adalah minuman dari Kantin La Capilla de Don Javier. Minuman di kantin ini adalah campuran dari Coca Cola, tequilla, jus limón dan garam. Kantin ini sudah terkenal sejak tahun 1990-an dan sampai sekarang masih merupakan yang terkenal di tempat ini.

Lembah tequilla ini berada di bawa kaki Gunung Berapi Tequilla, yang tingginya 2.900 meter. Gunung berapi ini membuat tanah di sekitarnya subur. Di sini ada ratusan jenis agave. Namun agave yang bisa dibuat tequilla umumnya agave jenis Weber yang berwarna biru. Siklus hidup agave ini antara enam bulan sampai 12 tahun. Biasanya ditanam di lembah-lembah, di pegunungan atau juga disekitar jalan raya yang ada di daerah ini.
Sangat mudah untuk mengunjungi tempat pembuatan tequilla , seperti Sauza dan Cuervo. Cuervo adalah disneylandnya tempat pembuatan tequilla. Tidak hanya itu, di sini juga ada kantin, restoran dan berbagai jenis bisnis yang berasal dari tequilla. Dari tempat ini kemudian bisa dilakukan “Rute Tequilla”, yakni sebuah pelesiran menelusuri kampung-kampung pabrik tequilla.

Juga sangat menyenangkan apabila menggunakan Kereta Tequilla Express, yang biasanya setiap akhir pekan membawa turis dari Guadalajara sampai Casa Herradura di Amatitan, kurang lebih sejauh 64 km, di mana para pengunjung bisa mencoba minuman tequilla langsung dari keledai yang membawa tequilla. Di sini bisa juga dilihat para petani yang mengelolah agave dengan pakaian tradisional mereka, serta cara membuat tequilla.

Untuk mengetahui sejarah perkembangan tequilla, sangat dianjurkan untuk mengunjungi pabrik-pabrik tequilla yang kecil. Karena di sini proses pembuatannya masih tradisional dan menggunakan alat-alat yang sudah bertahun-tahun digunakan. Proses-proses ini tidak akan ditemukan di pabrik-pabrik tequilla besar. Misalnya saja para turis bisa membedakan, bagaimana merasakan agave yang dimasak selama 8 jam di pabrik-pabrik besar, dengan agave yang dimasak selama 4 hari dalam sebuah perapian dari batu secara tradisional.


Kompetensi untuk mendapatkan keuntungan membuat cara membuat tequilla juga berubah. Teknik-teknik pembuatan tequilla zaman dulu diganti dengan cara baru. Di Casa Noble misalnya, tempat penampungan tequilla yang terkenal zaman dulu dari Prancis diganti dengan tempat-tempat tequilla baru dari Amerika Serikat, yang memberikan sedikit rasa vanili dalam penyimpanannya. Masing-masing pabrik biasanya memberikan rasa tertentu sehingga minuman tequilla memiliki banyak rasa.

Sumber http://www.impre.com/eldiariony/vida-estilo/viajes/2011/7/17/tequila--bebida-y-destino-turi-264196-4.html

Tuesday, 16 August 2011

Mexico: TUNTUTAN PERDAMAIAN DARI PARA KORBAN KEKERASAN DI MEXICO


Pergerakan Perdamaian Karena Keadilan dan Martabat (MPJD: Movimiento por la Paz con Justicia y Dignidad) yang dikepalai oleh penyair Javier Sicilia, meminta kepada presiden Mexico, Felipe Calderón, dan kepada Senat sebuah rencana untuk perdamaian dan menghilangkan inisiatif Hukum Keamanan Nasional (LSN : Ley de Seguridad Nacional) yang sedang dibahas di Kongres.

Kurang lebih 3000 aktivis dan simpatisan turun ke jalan-jalan di ibukota Mexico hari Minggu lalu, dalam sebuah demonstrasi “diam” untuk mengekspresikan penolakan mereka atas kehadiran militer yang berlebihan di kota-kota di Meksiko, yang bertujuan untuk memerangi semua organisasi kejahatan.

Demonstrasi ini diarahkan kepada semua masyarakat. Ketua pergerakan ini membuat pidato yang isinya supaya membangun perdamaian, dan menyatakan bahwa pada tanggal 17 Agustus akan mengadakan dialog dengan anggota Kongres tentang Hukum Keamanan Nasional. Lebih lagi, dia meminta supaya Gedung Putih mengontrol masuknya senjata dari Amerika Serikat ke Mexico.

“Adalah sangat penting adanya peraturan tentang senjata, terutama senjata rampasan, karena senjata-senjata itulah yang masuk ke negara kita, yang jumlahnya kurang lebih 2.000 senjata setiap harinya. Karena itu bagi saya penting untuk mengatur penjualan senjata”, kata Sicilia diakhir demonstrasi diam tersebut.

Penyair Mexico ini didengar oleh banyak orang, karena anaknya sendiri, Juan Francisco, menjadi salah satu korban kekerasan, yang dibunuh akhir Maret lalu oleh sebuah gang pembunuh bayaran. Sekarang ini MPJD mengharapkan supaya Mexico membuat sebuah hukum yang menolong para korban kekerasan, yang berjumlah sebanyak 50.000 orang sejak Desember 2006, berdasarkan laporan yang mereka sendiri miliki.
Sumber: http://actualidad.rt.com/actualidad/america_latina/issue_28330.html

Friday, 12 August 2011

Mexico: PEMBUNUH BAYARAN YANG PALING DICARI DI MEXICO TERTANGKAP


Kepolisian Mexico menangkap Osvaldo Garcia Montoya alias “El Compayito”, yang mengaku sudah berpartisipasi secara langsung dalam 300 pembunuhan. Dia ditangkap dalam sebuah operasi polisi di perbatasan kota Mexico City (DF).

Satu bulan lalu, Kejaksaan Umum Mexico mengumumkan, akan memberikan 5 juta peso (yang sama dengan US$ 420.000) kepada siapa saja yang memberikan informasi untuk memfasilitasi penangkapan pemimpin organisasi “La Mano con Ojos” ini . Polisi mengalami kesulitan untuk menangkapnya, karena tidak bisa mengidentifikasi namanya yang sebenarnya, dan mereka hanya mengenalnya dengan nama panggilan (alias) yang dimilikinya. Tetapi akhirnya mereka mampu mendapat informasi yang tepat tentang tempat tinggalnya.

Alfredo Castillo, dari Kejaksaan Mexico, menyatakan bahwa “El Compayito” adalah seorang pembunuh bayaran “yang paling penting yang ada di Mexico”. Selain karena aksi pembunuhan yang dilakukannya, dia juga terkenal karena mengontrol penjualan narkoba di beberapa kota di sekitar dan di Mexico City.

Geng penjahat ini terkenal karena keganasannya dalam beraksi, banyak korban yang meninggal atau menjadi cacat seumur hidup, karena kehilangan tangan atau kaki atau anggota tubuh lainnya. Yang mengherankan bahwa dia dulu berrencana untuk membuat film beberapa pembunuhannya untuk divideokan dan dikirim ke media masa.

Sumber: http://diarioportal.com/2011/08/11/aseguro-la-pgjem-al-compayito-responsable-de-600-homicidios-violentos/
http://actualidad.rt.com/actualidad/america_latina/issue_28245.html

Wednesday, 10 August 2011

Mexico: MASALAH LEGALISASI NARKOBA


Aksi untuk melegalisasikan narkoba tidak akan membawa kedamaian dan ketenangan bagi Mexico. Mexico lebih membutuhkan sebuah transformasi mendasar dalam bidang institusi-dan hukum, supaya mampu melemahkan kerja kelompok kriminal, kata seorang pegawai pemerintahan Mexico di blog internetnya.

Di blog internetnya, Sekretaris Teknik Dewan Keamananan Nasional, Alejandro Poiré mencoba untuk menolak mitos bahwa legalisasi penjualan narkoba adalah satu-satunya solusi efektif untuk mengurangi kejahatan di negara Mexico.

Juru bicara pemerintahan Presiden Felipe Calderón dalam bidang keamanan tersebut mengatakan bahwa, tema legalisasi adalah sebuah tema “yang kompleks dan membutuhkan sebuah refleksi mendalam”. Dia juga menekankan bahwa, hal tersebut “tidak bisa dilakukan secara terpisah dari negara lain”. Jika hal tersebut hanya terjadi di Mexico, “harga narkoba tidak akan turun dan itu akan memperbesar pendapatan organisasi-organisasi kejahatan yang beroperasi di negara kita”, katanya.

Dia juga mengingatkan bahwa hampir dua puluh tahun lebih, kejahatan terorganisir memperlebar kegiatan mereka di Mexico, dan sekarang mereka terlibat dalam penculikan, penyiksaan, perampokan dan pelacuran, diluar pekerjaan dasar mereka menjual narkoba. Situasi ini mewajibkan kita untuk memberikan solusi yang lebih mendalam, antara lain dengan memperkuat sistem intitusi-institusi keamanan dan keadilan di Mexico.

Sepanjang tahun 2010 saja sudah ada 12.455 orang yang meninggal karena kejahatan yang berkaitan dengan narkotrafik. Belum dihitung dengan kejahatan tahun 2011. Selama masa pemerintahan Presiden Felipe Calderón, yang dimulai sejak tahun 2006, jumlah korban yang sudah meninggal mencapai 40.000 orang. Menurut jubir tersebut, “Mengurangi angka kejahatan harus dimulai dengan melemahkan secara sistematis organisasi-organisasi kejahatan supaya mampu membatasi jaringan operasi dan logistik mereka”. Lebih lagi, pemerintah harus memiliki instrumen hukum yang kuat untuk melawan kejahatan, yang bekerja sama dengan institusi-institusi lokal, yang sudah siap untuk mengambil tanggunjawab secara efektif.

Poiré juga menyatakan bahwa ada kerjasama antara Mexico dan Amerika Serikat, setelah New York Times menginformasikan bahwa CIA, DEA dan beberapa organisasi lainnya bekerja sama di sebuah basis militer di utara Mexico dalam tugas untuk melawan narkotrafik. Demi keamanan, nama basis militer itu tidak diberitakan. Tetapi dia menekankan bahwa kerjasama internasional adalah sebuah cara mendasar supaya bisa menang melawan semua organisasi kejahatan transnasional.

Monday, 8 August 2011

Mexico: PEMERINTAH MENGALOKASIKAN DANA SEBESAR US$ 32.2 JUTA UNTUK KEAMANAN


Biaya untuk menjaga keamanan di Amerika Latin semakin meningkat. Pemerintahan Mexico mengalokasikan dana sebesar US$ 32.2 juta untuk menjaga keamanan di 48 kota di Mexico, seperti yang dikatakan oleh Sekretaris Eksekutif Sistem Keamanan Publik Nasional. Alokasi dana itu berhubungan dengan dana subsidi untuk Keamanan Publik Kota tahap kedua tahun 2011. Uang ini dipakai untuk membiayai polisi lokal dan profesional supaya mampu menghadapi kejahatan perkumpulan penjahat terorganisir.

Kota-kota yang mendapat sumbangan dana tersebut antara lain Tijuana, Guadalajara, Monterey, Puebla, Queretaro dan Culiacan masing masing sebanyak US$ 2.4 juta; San Luis Potosi sebanyak US$ 2.1 juta; Aguas Calientes sebanyak US$ 1.6 juta; Cancun sebanyak US$ 1.5 juta dan Matamoros sebanyak US$ 1.1 juta.

Pemerintahan Calderón mendukung penciptaan badan polisi nasional yang baru, dengan agen-agen yang memiliki estándar yang lebih tinggi dalam bidang operasional, untuk mengganti polisi-polisi urban yang dirasakan masih kurang profesional.

Sekarang ini Mexico memiliki 2.022 organisasi polisi tingkat kabupaten. Masing-masing kelompok biasanya terdiri dari minimal 20 orang agen polisi. Kelompok kecil polisi ini sering dengan mudah dilumpuhkan oleh penjahat-penjahat terorganisir.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons