Showing posts with label Honduras. Show all posts
Showing posts with label Honduras. Show all posts

Thursday, 3 October 2013

KUNJUNGAN WISATA DI AMERIKA TENGAH SEMAKIN MENINGKAT


Amerika Tengah merupakan salah satu wilayah dengan potensi pariwisata yang besar di benua Amerika karena kekayaan budaya dan geografisnya. Pada tahun 2012 , Guatemala , El Salvador , Nikaragua , Honduras , Kosta Rika dan Panama dibanjiri kunjungan wisatawan yang begitu besar yang menunjukkan bahwa dengan strategi yang tepat dalam bidang pariwisata, wilayah ini akan mampu membuat perkembangan masyarakat dari sektor pariwisata berjalan dengan pesat juga.  

Berbagai tempat wisata menarik, seperti taman atau hutan lindung , museum , situs arkeologi , pantai yang jernih dan bahkan masakan khas wilayah enam negara Amerika Tengah ini, menjadi daya tarik yang besar bagi begitu banyak turis mancanegara.  



Berdasarkan penelitian yang dibuat oleh Transhotel - Hosteltur , peningkatan harga rata-rata reservasi hotel di Benua Amerika dipimpin oleh Amerika Tengah dengan rata-rata 34% , kemudian Amerika Utara sebanyak dengan rata-rata18 % dan Amerika Selatan dengan rata-rata 14 % .

Wisata yang diikuti oleh rapat atau pertemuan internasional juga meningkat tajam di wilayah ini terutama untuk negara Kosta Rika dan Panama. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Amadeus ,  wisata yang diikuti perjalanan bisnis dalam hal pembelian tiket pesawat meningkat sebesar 70% belum dihitung dengan lamanya turis tinggal di hotel.

Meningkatnya jumlah turis yang datang juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan akan kebutuhan para turis, bukan hanya dalam hal memilih tujuan atau tempat wisata tetapi juga kegiatan-kegiatan wisata yang harus dikemas menjadi lebih menarik. Untuk meningkatkan pelayanan kepada para turis maka diberikan beberapa solusi oleh agen perjalanan untuk memperbaiki pelayanan mereka misalnya layanan teknologi yang bisa menginformasikan dengan lebih jelas rute perjalanan wisata. Banyak wisatawan asing sekarang ini mencari agen perjalanan yang bisa memberikan informasi perjalanan secara online dan memberi kemungkinan untuk berkomunikasi dengan mereka baik sebelum, selama maupun setelah perjalanan wisata dilakukan.

Pelayanan yang baik membuat para turis melewatkan lebih banyak waktu di tempat wisata. Rata-rata lamanya turis tinggal di tempat wisata di Amerika Tengah meningkat sebesar 8% dengan rata-rata selama 3,5 hari.





Wednesday, 17 August 2011

Honduras: HUKUM PENDIDIKAN NASIONAL DAN DEMONSTRASI MAHASISWA HONDURAS


Dialog nasional, yang dilakukan pemerintah Honduras untuk membicarakan kembali Hukum Pendidikan yang baru, diikuti oleh berbagai elemen penting pemerintah dan masyarakat. Sementara para mahasiswa dari sekolah-sekolah umum melakukan protes di jalan-jalan, melawan kemauan pemerintah untuk memprivatisasikan pendidikan.

Dialog ini dilakukan di pusat pemerintahan Honduras yang diketuai oleh Wakil Presiden Honduras, Maria Antonieta Guillén. Wapres Honduras ini menyatakan bahwa agenda pembicaraan adalah terbuka, setiap elemen memberikan pendapat mereka. Dalam rapat itu hadir juga Ketua dan Wakil Ketua Parlemen, Juan Orlando Fernandez dan Lena Gutierrez. Tujuan pertemuan pertama ini adalah melakukan dialog nasional. Kurang lebih 80 perkumpulan sosial hadir dalam dialog tersebut. Dialog ini akan diteruskan pada hari Selasa depan.

Sementara itu para mahasiswa menyatakan bahwa, mereka menolak tekanan yang dilakukan pemerintah atas pendidikan. Mereka inilah yang terus melakukan demonstrasi di jalan-jalan untuk melawan rencana pemerintah. Media lokal menyatakan bahwa kelompok anak-anak sekolah inilah yang melakukan sabotase lalulintas bagi kendaraan-kendaraan di jalan-jalan besar ibukota Honduras. Diantara para mahasiswa yang melakukan protes tersebut, mereka menyatakan bahwa mereka berasal dari kelompok pergerakan “yang mendukung” mantan Presiden Honduras, Manuel Zelaya, yang diturunkan pada tanggal 28 Juni 2009 dalam sebuah konsultasi umum untuk membaharui konstitusi, yang secara hukum dilarang.

Presiden Honduras, Porfirio Lobo, meminta supaya hari Minggu diadakan dialog nasional untuk mulai mendiskusikan sebuah hukum pendidikan yang baru “mulai dari nol”. Permintaan dialog ini diharapkan supaya inisiatif yang dalam beberapa bulan ini dilakukan di parlemen, tidak akan dibicarakan, yang ditolak mentah-mentah oleh sebagian siswa dan guru.

Sementara Wakil Presiden, Guillen, dan pihak parlemen mengatakan bahwa belum pasti pemerintah berusaha untuk memprivatisasikan pendidikan umum. Malahan mereka merencanakan bahwa pendidikan umum akan digratiskan kepada masyarakat. Dalam pertemuan hari Senin lalu, hadir berbagai organisasi dari orangtua murid dan perwakilannya, pihak Gereja, perusahaan swasta, kelompok etnis, LSM yang bekerja dalam bidang pendidikan, wakil rakyat, menteri kabinet dan media komunikasi.

Sumber : http://www.diariolasamericas.com/noticia/126367/30/en-medio-de-protestas-inician-diálogo-para-nueva-ley-educativa-en-honduras

Thursday, 11 August 2011

Honduras: DEMONSTRASI MAHASISWA JUGA MELANDA HONDURAS


Polisi Honduras mengusir beberapa kelompok mahasiswa yang telah menduduki beberapa sekolah publik. Para mahasiswa menduduki pusat-pusat pendidikan untuk menolak sebuah proyek hukum yang bertujuan mengubah sistem pendidikan di Honduras.

Sekolah-sekolah itu diduduki oleh para mahasiswa dengan bantuan para guru. Inisiatif ini dilakukan oleh para mahasiswa sejak satu minggu lalu. Ribuan mahasiswa menduduki kurang lebih 50 pusat pendidikan. Sementara juru bicara pihak Kepolisian, René Maradiaga, mengatakan kepada para wartawan bahwa, di Tegucigalpa kelompok-kelompok mahasiswa ini diusir dengan cara damai. Kurang lebih 48 mahasiswa yang menduduki 8 pusat pendidikan di Tegucigalpa berhasil diusir dengan damai. Saat polisi datang, ribuan mahasiswa lainnya sudah pergi, tinggal 48 mahasiswa yang bertahan. Dan mereka berhasil diusir dengan cara damai.

Maradiaga menyatakan bahwa, diantara para demonstran terdapat beberapa anak-anak kecil, yang nanti akan diserahkan kepada orang tua mereka, setelah menandatangani pernyataan supaya mereka tidak kembali ikut berdemonstrasi. Dalam operasi yang dilakukan polisi, mereka menemukan tumpukan batu dan beberapa barang yang bisa diledakkan dengan bensin, yang nampaknya sudah disiapkan untuk digunakan sebagai bom molotov.

Seorang mahasiswa, yang menutup wajahnya dengan saputangan merah dan hitam, mengatakan kepada para wartawan bahwa, batu-batu itu digunakan mempertahankan diri dari kekerasan polisi, jika polisi mencoba untuk mengusir mereka dengan kekerasan. “Batu-batu itu digunakan untuk menjaga diri dari tekanan polisi. Kami keluar dengan damai dan tenang , dan tidak terjadi kekerasan karena mereka memiliki senjata dan kami tidak berada dalam posisi yang menguntungkan bila terjadi aksi kekerasan”, kata salah seorang mahasiswa.

Para mahasiswa menyatakan bahwa mereka melakukan aksi protes terhadap sebuah produk hukum, yang menurut apa yang dikatakan beberapa sumber, produk hukum itu akan memprivatisasikan pendidikan public (seperti di Chile). Malam sebelumnya, Presiden Parlemen, Juan Orlando Hernandez, menjelaskan bahwa inisiatif itu “belum didiskusikan dan belum disyahkan”, tetapi masih sedang didebatkan dalam komisi-komisi yang ada di parlemen. Hernandez melakukan sebuah pernyataan bagi para mahasiswa, orang tua murid, guru dan berbagai sektor lainnya bahwa, dalam 20 hari ke depan mereka akan mempresentasikan apa yang akan dilakukan terhadap pendidikan di Honduras. Inisiatif yang menjadi tekanan Hernandez adalah memodernisasikan pendidikan negara Honduras, yang merupakan salah satu sistem pendidikan terrendah di Amerika Latin. Secara khusus dia mengatakan bahwa, pendidikan dasar akan diperpanjang dari enam tahun menjadi sembilan tahun, dan tidak akan diberikan kepada tangan swasta.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons