Showing posts with label CELAC. Show all posts
Showing posts with label CELAC. Show all posts

Friday, 7 November 2014

EKONOMI DAN ARAH INTEGRASI AMERIKA LATIN


Arah perdagangan Amerika Selatan akan mengalami perubahan yang cukup signifikan. Para Menlu dari Mercosur dan Aliansi Pasifik mengadakan rapat di Cartagena (Kolombia) pada hari Sabtu lalu (tanggal 1 November 2014), dan mereka menyetujui adanya sebuah zona ekonomi baru antara Petrocaribe, ALBA, Mercosur, dan Caricom seperti yang disampaikan oleh Menlu Venezuela, Rafael Ramirez. Informasi tersebut disampaikannya setelah mengikuti rapat tersebut dan menyatakan bahwa hasil rapat tersebut sangat baik untuk terus mengintegrasikan Amerika Latin.
Menlu Venezuela menyatakan bahwa kehadirannya dalam rapat tersebut untuk mendengar berbagai rencana pembangunan di Amerika Latin. Dia juga menyatakan bahwa Venezuela sudah terlibat dengan aktif di berbagai organisasi seperti Unasur dan CELAC yang masih harus terus diperkuat kerjasamanya. Menurutnya organisasi-organisasi yang ada akan berkembang apabila ditemukan model yang ideal dan masyarakat bisa memanfaatkannya.
Ketika disinggung mengenai peran yang diperankan Venezuela tentang perdamaian di Kolombia, Ramirez menyatakan bahwa Venezuela menghormati Negara Kolombia. Karena itu Venezuela menerima petisi yang dibuat oleh perantara perundingan dan mendukung upaya perdamaian dan menghentikan aksi kekerasan. Dia menekankan juga bahwa kekerasan bukanlah jalan keluar yang dikehendaki oleh masyarakat.
Sumber berita: Ultimas Noticias

Tuesday, 21 October 2014

EKONOMI AMERIKA LATIN MENURUN


Berdasarkan perkembangan ekonomi Amerika Latin tahun 2013, maka  diprediksikan bahwa negara Peru, Kolombia dan Chile merupakan negara-negara yang akan mengalami perkembangan ekonomi tertinggi di tahun 2014. Namun demikian Peru dan Chile mengalami perkembangan ekonomi yang menurun sepanjang tahun 2014 ini karena harga bahan tambang khususnya tembaga yang semakin menurun dalam 18 bulan terakhir. Perkembangan ekonomi Peru diprediksikan hanya mencapai 2,5% dan Chile mencapai 2%. Sementara Kolombia diprediksikan berada di sekitar 5% karena terpengaruh oleh tendensi menurunnya harga  minyak bumi. 

Menteri Ekonomi dan Keuangan Peru, Alonso Segura, menyatakan bahwa sejak triwulan ketiga tahun 2011 harga barang ekspor Peru khususnya mineral hasil pertambangan mengalami penurunan. Total penurunan tersebut diperkirakan mencapai 15%. Dan dampak penurunan ini dirasakan sangat besar bagi perkembangan ekonomi Peru.


Sementara itu IMF memprediksikan bahwa perkembangan ekonomi Amerika Latin akan mengalami penurunan dari yang diprediksikan sebesar 2% menjadi 1,3%. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya produksi di Amerika Latin khususnya dari Brasil, Argentina dan Venezuela. IMF memprediksikan bahwa Panama akan menjadi pemimpin dalam perkembangan ekonomi di Amerika Selatan dengan perkembangan sebesar 6,6% kemudian diikuti oleh Bolivia sebesar 5,2%, Kolombia sebesar 4,8%, Ekuador sebesar 4%, Paraguay sebesar 4%, Peru sebesar 3,6%, Uruguay sebesar 2,8%, Meksiko sebesar 2,4%, Chile sebesar 2 % dan Brasil sebesar 0,3%. Sementara Argentina dan Venezuela mengalami perkembangan negatif sebesar -1,7% untuk Argentina dan -3% untuk Venezuela.  Argentina dan Venezuela mengalami perkembangan yang negatif karena meningkatnya inflasi.

 Sumber: El Comercio (Peru)

Sunday, 3 February 2013

GEMA KTT CELAC UNI EROPA DAN KTT FORUM EKONOMI DUNIA


Sementara perusahaan-perusahaan besar, akademisi dan pemerintah dari seluruh dunia bertemu dalam World Economic Forum di Davos, Swiss, para kepala negara dari Eropa dan Amerika Latin bertemu dalam Pertemuan Pertama Komunitas Negara-Negara Amerika Latin dan Karibe dengan Uni Eropa di Santiago, Chile. Jika Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Perdana Menteri Italia Mario Monti memilih untuk mengikuti pertemuan di Davos, Angela Merkel dari Jerman memilih untuk berpartisipasi dalam kedua pertemuan penting tersebut. Setelah mengikuti rapat di Davos, Kansiler Jerman tersebut mengikuti KTT CELAC dan Uni Eropa di Santiago, Chile.


Kedua KTT tersebut dipenuhi berbagai diskursus, wawancara, deklarasi dan penandatanganan perjanjian kerjasama. Kedua KTT tersebut juga diwarnai kegiatan perlawanan baik yang resmi maupun tidak resmi. Aksi protes juga mewarnai kedua KTT penting tersebut. Selain itu, kedua KTT juga menghabiskan dana yang tidak sedikit. Hanya untuk keamanan KTT di Davos menghabiskan US$ 30 juta dengan 3.300 polisi penjaga keamanan. Sementara di Santiago, pemerintah Chile memobilisasikan kurang lebih 5000 polisi untuk menjaga 2.500 orang yang hadir rapat tersebut.

KTT Davos mempertemukan para milioner ternama di dunia seperti Bill Gates, sementara Santiago dihadiri oleh kepala-kepala negara. Kepala-kepala negara Eropa antara lain Angela Merkel dan Mariano Rajoy, dan hampir semua kepala negara Amerika Latin dan Karibe juga hadir. Sebanyak 60 negara berpartisipasi dalam KTT di Santiago, yang dihadiri oleh 43 kepala negara. Kepala Negara Brasil, Dilma Rousseff harus mempersingkat kehadirannya di Santiago Chile karena kecelakaan kebakaran sebuah diskotik di Santa Maria yang menelan korban 233 orang meninggal dunia.

KTT CELAC dan UE di Santiago berhasil menandatangani sekitar 30 perjanjian ekonomi dan perdagangan, yang sebagian besar adalah perjanjian bilateral, yang beberapa diantaranya akan membawa hasil setelah perjanjian tersebut diimplementasikan. Dalam rapat tersebut juga hangat dibicarakan tentang integrasi regional serta kemauan Angela Merkel untuk bertemu dengan Presiden Brasil dan Argentina untuk mempercepat perjanjian perdagangan bebas antara Uni Eropa dan MERCOSUR. Selain itu juga Angela Merkel dan Uni Eropa berusaha untuk melakukan perjanjian perdagangan bebas dengan berbagai negara di Amerika Latin dan Karibe.

Dampak politik yang sangat kuat dari KTT Santiago Chile adalah ketidakhadiran Amerika Serikat dalam KTT tersebut. Tekanan politik, ekonomi dan militer yang dimiliki Amerika Serikat dalam berbagai rapat internasional, di mana kehadirannya bisa mempersulit atau menghilangkan prioritas atau kemungkinan dialog dan pertemuan antara negara-negara anggota KTT. Presiden Uruguay, Josè Mujica, menyatakan, “Kita harus menunggu hampir 80 tahun untuk melakukan pertemuan tanpa Amerika Serikat”. Selain itu hal yang menarik dari KTT Santiago adalah kehadiran Kuba melalui Raùl Castro yang kemudian menjabat sebagai Presiden CELAC selama tahun 2013 ini. Dengan mengambil posisi sebagai pemimpin CELAC, Kuba diharapkan terus mengembangkan reformasi politik dan ekonomi yang sudah mulai dilakukan oleh Raul Castro, misalnya membuka perusahaan-perusahaan swasta dan mengijinkan orang-orang Kuba untuk bepergian ke luar negeri secara bebas. Kuba mendapat dukungan dari berbagai negara di Amerika Latin untuk terus berusaha mengintegrasikan dirinya dengan Amerika Latin dan mempererat kerjasama bilateral dengan berbagai negara di kawasan ini.

Secara singkat, KTT CELAC dan Uni Eropa di Santiago merupakan sebuah berita yang bagus bagi wilayah Amerika Latin. Chile yang menjadi tuan rumah dipromosikan sebagai negara yang sangat terbuka dan berkembang sangat cepat di Amerika Latin dan hampir semua negara yang berpartisipasi dalam KTT ini menandatangani perjanjian bilateral dengan negara-negara anggota lainnya. Namun demikian, diharapkan semua perjanjian tersebut bisa dilaksanakan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan di kawasan ini. Karena pertemuan seperti ini tidak akan membawa banyak manfaat kalau tidak direalisasikan dalam aksi nyata antara negara. Karena itu masyarakat di wilayah ini mengharapkan bahwa kerjasama antara negara semakin membuat masyarakat Amerika Latin makmur dan sejahtera. 

Friday, 20 July 2012

"ALIANZA DEL PACIFICO" DAN INTEGRASI AMERIKA SELATAN




ALIANZA DEL PACIFICO

Alianza del Pacifico adalah sebuah organisasi yang dimulai pada tanggal 14 Oktober 2010, melalui surat bersama para presiden dari empat negara yang membentuknya yakni Chile, Peru, Kolombia dan Mexico. Organisasi ini kemudian didirikan secara resmi pada tanggal 27 April 2011, saat KTT I organisasi ini dijalankan di Lima-Peru. Sejak berdirinya sampai sekarang Alianza del Pacifico telah menghasilkan tiga deklarasi bersama yakni Deklarasi Lima (April 2011), Deklarasi Merida (Desember 2011) dan yang terakhir Deklarasi Paranal (Juni 2012). Sekarang ini Costa Rica dan Panama bergabung sebagai negara observator dalam Alianza del Pacifico.

Organisasi ini memiliki visi untuk membentuk sebuah area integrasi yang mendalam dalam rangka Arco del Pacifico Latinoamericano (kesatuan negara-negara Pasifik di Amerika Latin), yang bisa dijadikan atau diarahkan menuju integrasi regional, supaya dapat berkembang dengan lebih baik dalam pembangunan dan daya saing yang semakin menguat di kawasan Asia Pasifik. Area kerja yang menjadi agenda utama organisasi ini terdiri dari empat bagian yakni:

  • Pergerakan Manusia: pergerakan manusia untuk berbisnis harus difasilitasi karena itu diadakan kerjasama dalam bidang migrasi termasuk kerjasama polisi.
  • Kerjasama dan integrasi perdagangan,  termasuk kerjasama fasilitas perdagangan dan kerjasama perpajakan.
  • Layanan jasa dan modal, termasuk di dalamnya kemungkinan untuk menyatukan Bursa Efek di kawasan ini.
  • Kerjasama dalam hal mekanisme untuk menyelesaikan beberapa masalah ekonomi atau bisnis antara negara-negara anggota. 

Beberapa indikator dasar mengenai organisasi ini:
              Jumlah Penduduk                   204 juta
              PIB                                           US$ 1.412 juta
              Ekspor antara negara anggota   US$ 10,8 juta
              Ekspor ke luar negeri                   US$ 445 juta (2010)
              Impor                                           US$ 424 juta (2010)

ANALISIS ATAS ORGANISASI-ORGANISASI ANTAR NEGARA DI AMERIKA SELATAN

Ada banyak organisasi antar negara di Amerika Latin, misalnya CELAC (Comunidad De Estados de America Latina y el Caribe), UNASUR (Union de Naciones Suramericanas), CAN (Comunidad Andina), MERCOSUR , ALBA (Alianza Bolivariana de las Americas), ALCA (Area de Libre Comercio de las Americas), OEA (Organizaciones de Los Estados Americanos). Hal yang menarik adalah tidak ada satu organisasi pun yang bisa menyatukan atau mengintegrasikan wilayah ini. Semua organisasi ini tidak memiliki definisi yang jelas tentang apa yang dimaksudkan dengan Integrasi Amerika Latin dan bagaimana melakukan integrasi tersebut. Organisasi-organisasi baru bermunculan, tetapi tidak dijelaskan  bagaimana posisi organisasi yang sudah dibentuk sebelumnya.

Sebagai contoh misalnya UNASUR mendapat tandingan dari MERCOSUR dan CAN. Dan sampai sekarang tidak ada kejelasan antara ketiga organisasi ini, apakah mereka harus berintegrasi, atau kalau masih eksis harus dijelaskan ke arah mana perjuangannya. Contoh lain adalah antara CELAC dan MERCOSUR, tidak ada kejelasan antara kedua organisasi ini. Semuanya tumpang tindih. Sehingga kalau ada masalah di wilayah ini, peraturan mana yang harus dijadikan acuan dari CELAC atau MERCOSUR.


Setelah Perang Dunia II, organisasi-organisasi antar negara di Amerika Latin terkonsentrasi pada masalah perdagangan dan ekonomi. Tetapi dalam beberapa dekade terakhir organisasi-organisasi ini lebih terkonsentrasi pada masalah politik. UNASUR dan CELAC misalnya berbicara banyak tentang masalah politik di kawasan ini. Namun demikian kedua organisasi ini tidak bisa mewakili kebersamaan semua negara di Amerika Selatan. Selain itu kedua organisasi ini memiliki keterbatasan juga dalam menerapkan keputusan-keputusan politis tertentu terhadap suatu negara yang bermasalah. Terhadap krisis di Bolivia tahun 2008, di Quito tahun 2010, dan yang terakhir krisis di Paraguay (turunya Fernando Lugo dari jabatan sebagai Presiden Paraguay) UNASUR tidak bisa mengambil keputusan apa-apa. 

Selain itu ada ketidakseimbangan persaingan antara negara Brasil dan negara-negara lainnya di kawasan Amerika Selatan. Sama seperti ketidakjelasan antara MERCOSUR dan UNASUR. Di sini juga ada kompetisi kepentingan antara Meksiko dan Brasil. Kehadiran Meksiko dalam Alianza del Pacifico menjadi sebuah ancaman bagi Brasil karena bisa masuk di wilayah Amerika Selatan yang merupakan daerah di mana kepemimpinan Brasil berpengaruh. Masalah ini sangat mencuat ketika Rafael Calderon (Presiden Meksiko) tidak hadir dalam KTT PBB Rio+20 bulan Juni lalu.

Situasi perpecahan yang ada di antara negara-negara di kawasan ini membuat suara Amerika Latin di mata dunia tidak utuh. Dengan demikian sangat sulit untuk berkompetisi dalam tingkat dunia karena tidak ada kesepakatan bersama. Dalam G-20 misalnya kawasan ini hanya diwakili oleh Meksiko, Argentina dan Brasil. Tetapi ketiga negara tidak bisa dijadikan wakil dari banyak negara lain yang ada di kawasan Amerika Selatan. Masalah ini yang membuat kekuatan suara Amerika Selatan di G-20 semakin lemah. Dalam berbagai fórum di Amerika Selatan hampir tidak pernah negara-negara Amerika Selatan menentukan kebijakan politik terhadap masalah-masalah di tingkat global misalnya masalah nuklir, masalah energi, masalah Siria sekarang ini, dan berbagai masalah internasional lainnya.

ALIANZA DEL PACIFICO DAN ORGANISASI-ORGANISASI ANTARA NEGARA DI AMERIKA SELATAN

 Alianza del Pacifico adalah sebuah organisasi yang lebih menekankan aspek ekonomi dan bisnis daripada aspek politik. Bila kita melihat deklarasi-deklarasi yang ada dalam KTT Alianza del Pacifico, disana dinyatakan dengan jelas bahwa organisasi ini berusaha untuk memperkuat posisi ekonomi dan bisnis di kawasan ini. Tidak mengherankan organisasi ini berusaha mencari relasi dengan organisasi-organisasi lain di kawasan pasifik dalam bidang kerjasama ekonomi dan bisnis. 

Kehadiran Meksiko dalam organisasi Alianza del Pacifico memperkeruh integrasi negara-negara Amerika Latin atau Amerika Selatan. Hal ini sangat berpengaruh pada proyek integrasi yang dipimpin oleh Brasil di wilayah Amerika Selatan.  Pertanyaannya, apa yang dibuat oleh Brasil terhadap organisasi ini? Sampai sekarang Brasil belum menunjukkan posisi terhadap organisasi ini karena mungkin Alianza del Pacifico belum solid atau masih mencari bentuk. Namun pertanyaan lain yang muncul adalah apakah mungkin mengintegrasikan kawasan ini bila kenyataannya kawasan ini terpecah dalam dua kelompok ekonomi yang berbeda.

Hal yang menarik adalah bahwa Alianza del Pacifico adalah satu-satunya organisasi yang mengarahkan matanya ke dunia di luar Amerika Latin yakni kawasan Pasifik. Hal ini sangat menarik karena organisasi-organisasi lainnya berbicara banyak tentang integrasi di kawasan Amerika Selatan. Sementara Alianza del Pacifico berbicara banyak tentang bagaimana menghadapi situasi global khususnya di kawasan Pasifik. Alianza del Pacifico memiliki visi bahwa perkembangan global akan berubah dan menjadikan kawasan pasifik sebagai pusat perdagangan dunia. Perkembangan ekonomi yang kuat di kawasan Pasifik menjadi pasar alternatif bagi Alianza del Pacifico selain dengan Uni Eropa atau Amerika Serikat. Krisis yang terjadi di Uni Eropa dan Amerika Serikat membuat kawasan Asia Pasifik menjadi alternatif seperti misalnya dengan China, India dan Indonesia. Hal inilah yang membuat Alianza del Pacifico berbeda dengan organisasi-organisasi lain di Amerika Selatan seperti MERCOSUR. Alianza del Pacifico mengorganisir negara-negara di kawasan Pasifik di Amerika untuk bersatu dalam menghadapi kekuatan ekonomi yang datang dari Asia Pasifik misalnya dari China, India, Indonesia dan ASEAN.

ALIANZA DEL PACIFICO DAN INDONESIA

Alianza del Pacifico adalah sebuah organisasi yang memfokuskan dirinya pada bidang ekonomi dan bisnis dalam kaitannya dengan dunia global atau pasar global di Asia Pasifik. Melihat visi Alianza del Pacifico ke Asia Pasifik, maka alangkah baiknya Indonesia terlibat untuk melihat secara langsung bagaimana negara-negara di kawasan Pasifik di Amerika Selatan mengorganisir diri mereka. Tentunya ini sangat menarik untuk melihat peluang-peluang Indonesia atau ASEAN dalam bekerja sama dengan Alianza del Pacifico ke depannya.

Di Amerika Selatan ada dua kekuatan politik dan ekonomi yang besar yakni MERCOSUR dan Alianza del Pacifico sekarang ini. MERCOSUR sudah mapan sementara Alianza del Pacifico masih mencari model atau bentuk yang cocok bagi semua negara anggota. MERCOSUR lebih beraliran kiri tengah dan Alianza del Pacifico lebih pada aliran kanan. Alianza del Pacifico nampaknya akan diterima atau diikuti oleh banyak negara di kawasan Amerika Selatan karena lebih memfokuskan diri pada perdagangan dan ekonomi di kawasan. Tidak mengherankan Costa Rica dan Panama sudah mulai memberikan sinyal bahwa mereka akan menjadi anggota penuh Alianza del Pacifico. Ada kecendrungan bahwa negara-negara di kawasan Amerika Latin tidak akan berbicara banyak tentang aliran politik di sebuah negara karena itu merupakan hak politik negara tersebut.  Sekarang ini mereka sudah mulai melihat pentingnya sebuah kerjasama ekonomi dan perdagangan yang mengikat semua negara anggota tanpa harus membedakan aliran politik yang dianut oleh pemerintahan negara-negara anggota. MERCOSUR tidak terlalu berhasil dalam mengikat semua negara anggotanya, karena kepentingan Argentina dan Brasil yang ingin memproteksi perekonomian negara masing-masing, maka sering kali peraturan bersama dalam bidang ekonomi dan bisnis di kawasan MERCOSUR tidak dihargai. Melihat konteks politik dan ekonomi yang sedang berkembang di Alianza del Pacifico adalah baik bagi Indonesia untuk terlibat.

Sudah saatnya Indonesia membuka pasar alternatif selain ke Asia, Eropa atau Amerika Serikat. Krisis yang menerpa Eropa dan Amerika Serikat belakangan ini juga akan mempengaruhi Indonesia. Tetapi Indonesia bisa mengatasi situasi ini dengan melihat alternatif lain yakni kawasan Amerika Selatan. Amerika Selatan menjadi daerah alternatif baru untuk perekonomian dunia sekarang ini, apalagi wilayah ini tidak diterpa krisis seperti yang terjadi di Eropa. Salah satu cara untuk bisa mendapat peluang kerjasama ekonomi dan perdagangan di kawasan ini adalah terlibat dalam organisasi yang ada di kawasan ini seperti Alianza del Pacifico. Dan ini merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk membangun sebuah kerjasama ekonomi dan pasar alternatif bagi produk Indonesia di kawasan ini.


Lima, 20 Juli 2012
Benediktus Kalakoe


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons